Ruangan Kerja Saya
Setelah berbulan bulan tidak menulis blog lebih dari 140 karakter, saya jadi ingin menulis kembali, terlebih setelah 3 bulan terakhir ini melihat banyak sekali postingan tentang ruangan kerja di Planet Terasi.
Saya baru pindah (kembali, kemarin bekerja di ruangan lain) ke ruangan kerja yang sekarang saya tempati sekitar satu minggu, namun kondisinya masih memprihatinkan, karena ruangan ini bekas gusuran dari orang lain, namun sabtu kemarin saya berkesempatan untuk menata ruangan ini lebih baik dari sebelumnya.

Ini merupakan lemari buku saya, lemari ini sudah penuh, dengan buku-buku yang sering saya baca, dalam sebulan biasanya saya membaca 3-5 buku, sebagian dari buku disini saya beli sejak saya SMU, dan setelah kuliah, saya lebih sering membaca buku. Terlebih dengan dorongan dari seorang dosen saya yang berkebangsaan Inggris yang selalu mendorong mahasiswanya untuk membaca, dengan slogan yang masih saya ingat, “the more you read, the more you have” jadi banyak baca bisa bisa bikin kita kaya, kaya akan ilmu, juga teman ![]()
Disebelahnya terlihat sepotong keyboard plus synthesizer yang dulu sering saya mainkan, sekarang sudah tidak sempat lagi memainkannya (sudah lupa malah), namun masih berfungsi dengan baik.

Ini adalah meja kerja saya, hanya satu notebook yang saya pergunakan sekarang, karena di kantor kekurangan komputer, maka saya harus merelakan pc dan laptop saya yang lain untuk dipergunakan sebagai workstation bagi staff yang lain.
Meja ini selalu berantakan, tidak pernah rapi, karena saya bukan orang yang mudah untuk mencari barang di tengah kerapihan, saya lebih cenderung mudah menemukan sesuatu ditengah kekacauan, bagi saya itu adalah inspirasi ![]()
Dapat dilihat diatas meja itu kabel bersliweran, mulai dari kabel power, hingga lan, meski seluruh ruangan di kantor ini sudah tercover oleh wireless, saya lebih senang menggunakan kabel, karena lebih stabil kecepatannya. Terlihat juga beberapa gadget yang selalu tergeletak di atas meja, meski saya bukan gadgeters akut, namun terkadang senang menggunakan beberapa peripheral yang berfungsi sama dengan alasan redundancy, seperti handphone contohnya, itu baru di meja, belum lagi kalau membuka laci, isinya tentu nyaris gadget semua yang tidak terpakai

Ini adalah meja di sebelah meja saya, kalau tidak salah meja ini merupakan meja keramat, karena dari meja itulah Qwords.com bermula, itu merupakan meja pertama di kantor kami, di tempat sebelumnya, sekarang meja itu diletakkan disebelah meja saya, entah buat apa, namun feeling saya mengatakan, jika suatu saat memerlukan staff tambahan, bisa ditempatkan disana.
Diatas meja tersebut bisa terlihat ada paper cutter berukuran cukup besar, karena kami melakukan hampir semua produksi kebutuhan kantor dan promosi sendiri, seperti kartu nama, maka perlu ada paper cutter.
Disebelahnya ada sarung pemberian dari orang tua pacar, dan dibawahnya ada sajadah Turki yang dibeli di depan Masjidil Haram Makkah.
Ruangan ini juga saya pakai untuk tidur di malam hari, apabila sedang ada orang tua yang tinggal di kamar saya, kekurangan ruangan ini hanya tidak ada televisi saja, namun nampaknya memang saya lebih nyaman di ruangan ini, karena bangun tidur oleh azan masjid yang cukup kencang, lalu bisa langsung solat subuh dan bekerja, dan juga dapat bekerja hingga larut malam, dan tidur di siang harinya, jadi tentunya ada kasur, bantal dan selimut juga disini. Bagaimana dengan anda, bagaimana ruangan kerja anda?






February 23rd, 2009 at 1:42 pm
ruangan kerja kok ada meja setrika?..
February 23rd, 2009 at 1:46 pm
itu keyboard + synthesizer, bentuknya emang kayak meja setrika
)