Jangan ke Starbucks BIP, Managernya Kasar Terhadap Pelanggan!

Sesuai dengan judul, sebetulnya saya berat menuliskan hal ini, tetapi apa boleh buat, karena saya suka dengan Starbucks, maka saya menuliskan kisah ini, demi kebaikan Starbucks Indonesia.

Pagi ini, (29/6/08) ada acara bebersih Bandung dari Batagor.net yang mengambil starting point di Starbucks BIP, dengan pemikiran bahwa di acara bebersih Bandung silam, Starbucks Bandung juga turut berpartisipasi dalam acara bebersih Bandung ini.

Ketika acara telah dimulai dan blogger sedang mengitari BIP memungut sampah, saya dan beberapa orang teman dari Jogja yang baru saja sampai di Bandung, duduk di teras depan Starbucks BIP sambil menunggu blogger yang sedang memungut sampah sampai satu putaran BIP, lalu akan beranjak ke Taman Balai Kota Bandung.

Saya sambil sarapan hot dog dari Hypermart saat itu, karena waktu masih menunjukkan pukul sembilan pagi, ketika selesai sarapan, tiba tiba ada seorang pria dengan kulit hitam dan rambut yang agak cepak datang ke kami, pria tersebut menggunakan seragam dari Starbucks, sambil menghisap rokok pria tersebut menghardik kami.

“Kamu Kamu ngapain pada duduk disini? Ini tempat saya, Kalau ngga beli apa-apa disini, jangan duduk duduk, ini Buat pelanggan saja!” Sahut Pria Jelek tersebut kearah kami ber empat.

Teman saya menjawab, “Kami dari Batagor.net sedang ada acara bebersih Bandung jilid 5, sedang menunggu blogger lain, baru beranjak ke Balai kota”

“Ya tapi ini tempat saya, kamu ga boleh duduk disini kalo ga beli apa apa, disini khusus pelanggan saja, kamu bisa baca ini tulisan ini kan” dengan nada teriakan yang kasar pria yang diketahui bernama Nanda tersebut menghardik kearah saya, dan ketiga teman saya yang sedang duduk disana.

Akhirnya saya bilang, “Ok, nanti kamu tunggu saja teman saya, yang akan menjelaskan sedang apa kami disini” Sambil saya menyelesaikan kunyahan makanan yang belum selesai semua.

Memang kami belum memesan, karena sejak pagi tadi memang Starbucks belum buka, dan ketika orang tersebut datang Starbucks BIP memang baru buka, padahal tadi niatan saya ketika starbucks BIP buka, dan setelah selesai sarapan, saya ingin memesan caramel machiato yang biasa saya pesan di Starbucks Ciwalk.

Tak lama kemudian, Aki Herry datang, dan menjelaskan duduk perkaranya, seorang teman saya yang lain bilang, padahal mereka berdua saling kenal, tetapi tetap saja pria yang mengaku manager Starbucks BIP tersebut yang bernama Nanda tetap menghardik Aki Herry, yang akhirnya kami mengalah dengan meminta Jaka memesan sebuah minuman.

Ternyata Starbucks memiliki budaya yang jelek, apabila tidak membeli maka akan diusir dengan kasar, atau tidak digubris sama sekali bukan ditawari membeli minuman dengan ramah, contoh sederhananya adalah ketika mereka (Aki Herry dan Jaka) meminta nomor telepon seorang staff Starbucks BIP, tidak dilayani dan tidak ditegur, karena tidak membeli.

Ah Budaya Kapitalis yang amat tidak baik, pulangkan saja Starbucks ke negeri asalnya, dan Untuk Starbucks Indonesia, saya harap untuk memilih store manager, harap menseleksi orang dengan lebih ketat lagi, tidak baik untuk menghardik calon pembeli, saya penggemar starbucks, terus terang kecewa berat terhadap tindakan manager starbucks BIP yang bernama Nanda itu, yang tentunya menghancurkan bayangan yang ada dalam benak saya terhadap nyamannya pelayanan Starbucks, dan keunikan sistem Starbucks yang menjadikan karyawannya sebagai mitra.

Tentu saja setelah Jaka memesan sebuah minuman, saya meminta kepada Jaka, Aki Herry dan teman teman agar segera meninggalkan Starbucks BIP dengan nada agak keras “Ayo kita jangan lama-lama disini, tempatnya ga enak, pelayanannya ga sopan, managernya kasar, lain kali ga usah kesini lagi!”

Dan tentunya saya tidak jadi memesan caramel machiato yang tadi saya idamkan, buat apa beli di Starbucks BIP? nanti dimaki maki lagi? bahkan setelah memaki maki tidak sama sekali meminta maaf. Kalau pesan dimanja-manja, kalau minuman sudah habis diusir-usir sambil dimaki? tentu saja saya malu sekali terhadap kedua tamu dari Jogja tersebut, dimana keramahan orang Bandung? Kok bisa orang seperti itu jadi Store Manager Starbucks BIP?

Categories: Personal

151 Comments

  • rah tu says:

    CBS = Cerdas, Berbudaya, Sejahtera???
    Menyimak janji-janji kampanye cagub Cok Budi Suryawan (CBS) yang disarikan menjadi Cerdas, Berbudaya, Sejahtera, sangat jauh dari fakta-fakta yang ada selama CBS masih menjabat Bupati Gianyar. Jika CBS mengaku cerdas, maka hal itu bertentangan dengan kenyataan bahwa selama menjadi Bupati Gianyar ia lebih banyak dikendalikan investor dan tidak memiliki inovasi untuk mensejahterakan rakyat. Jika CBS mengaku berbudaya, sangat bertentangan dengan kenyataan bahwa selama menjabat bupati, CBS justru tidak menjunjung Gianyar sebagai kota budaya. Ia sama sekali tidak berusaha membangun gedung kesenian, tetapi malah membangun lapangan sepak bola yang megah yang kemudian ternyata mangkrak. Begitu juga dengan Pembangunan gedung DPRD yang terletak di jantung Kota Budaya Gianyar, terkesan dipaksakan tanpa mengindahkan nilai budaya, etika, tata ruang, dan ergonomi. Pembangunan Balai Budaya pun tidak sesuai konsep budaya Bali. Sedangkan pembangunan pusat pertokoan berlantai 3 yang mematikan perekonomian rakyat dan merusak tatanan budaya dan etika.
    Lalu, kalau mengaku Sejahtera, mari kita simak apa yang dilakukan CBS ketika menjadi bupati. Ia malah menyengsarakan masyarakat kecil dengan, misalnya, kerusakan subak dan tidak jelasnya ganti rugi tanah akibat kebijakannya LC waktu CBS jadi bupati. LC sepanjang jalan 20 km di Gianyar itu merusak 11 subak di 4 wilayah. Akibat LC itu juga, hingga kini ganti rugi / penukar tanah hak milik petani tidak jelas; hak milik petani jadi berkurang / hilang; letak/lokasi tanah pengganti hak milik petani tidak/kurang strategis (nilai ekonomis rendah); pemilik baru bermunculan pada lokasi strategis di depan jalan LC “20”. Pemilik semula (petani asal), pada dasarnya terlempar dari lokasi itu; muncul tanah “tanpa tuan”; petani (di hilir) mengalami kesulitan menggarap sawah-ladang karena sistem pengairan rusak; Pura Ulun Siwi tidak lagi memiliki pengempon / krama. Ini juga berarti budaya warisan leluhur menjadi hancur karena penanganan LC semerawut; muncul permukiman di luar sistem; kamtibmas terganggu (konflik antar banjar/desa merebak). Pendek kata, bukan mensejahterakan, sebaliknya menyengsarakan rakyat.

    Hal-hal lain yang pantas dicatat adalah:

    1. Pada masa kepemimpinan CBS muncul proyek terminal Kota Gianyar yang mangkrak, sehingga investasi tidur bertahun-tahun. Padahal investasi itu menggunakan uang rakyat;

    2. Pembangunan pusat pertokoan berlantai 3 yang mematikan perekonomian rakyat dan merusak tatanan budaya dan etika;

    3. Stage Sidan dibangun untuk menjadi sekadar “pemanis” terhadap kesenjangan Gianyar Timur dan Gianyar Barat (Ubud dan sekitarnya). Termasuk RPH mangkrak merupakan janji kosong bagi Gianyar Timur.

    4. Satu-satunya yang bisa dinikmati oleh masyarakat Gianyar Timur hanyalah Tempat Pembuangan sampah Akhir (TPA) Temesi yang overload dan menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat. Jadi, selama kepemimpinan CBS, masyarakat Gianyar Timur hanya bisa “menikmati” sampah.

    Sekarang baru menjadi kandidat gubernur menjanjikan rakyat 10.000 rumah. Nah subak yang mana akan dihancurkan, lahan pertanian yang mana akan dikorbankan?
    Apakah hal-hal tersebut di atas bukan jargon CBS: Cok Bobog Sajan!!

  • oRiDo™ says:

    wah.. rame juga nih…
    ampe aku baca satu2 komentar nya…

    klo menurut aku sih..
    saling introspeksi aja..
    gak ada asap klo gak ada api..

    sanes kitu lain?
    mangga atuh di teraskeun..
    :)

  • TmT says:

    Halah segitunya sakit hati…
    zikir euyy…

  • tante angga says:

    GANTI TOPIK!

    GANTI TOPIK!!!

    haaaaaaaaaaaaaaaaaa mas rendyyyyy
    ganti topik dong,,,, bosen.

  • Edwin says:

    KOMENTAR KESERATUSSS!

  • saya br baca buku the starbucks experience, dan memang, filosofi starbucks sangat jauh dr pengalaman yg anda alami diatas. sayang sekali, ini bs mencemarkan nama baik starbucks. kalo ketahuan starbucks central pasti lgsung dipecat tuh manajer.

    oya, slm kenal dr dunia cappuccino. kalo sempat mampir ya mas rendy :)

  • Biho says:

    Kritikan memang sangat perlu, mengapa orang2 jadi meyerang bos rendy ya? (resiko bos tabah aja :D )

  • sufehmi says:

    @Biho – saya juga bingung melihatnya. Apakah karena kita sudah terbiasa dengan customer service yang buruk ? Sehingga jadi cuek saja dengan perlakuan yang tidak sewajarnya.
    .
    Satu variasi lainnya yang juga tidak kalah (atau lebih ekstrim lagi) adalah customer abuse.
    Salah satu contohnya bisa dibaca disini
    .
    Selama kedua hal tersebut masih terus terjadi, akan sulit bagi kita untuk bisa mendapatkan customer service yang bagus di Indonesia

  • roberto says:

    Bos Rendy,

    PHP Extension “pdo_mysql” ama “iconv” di qwords di-load dong… mo nginstall Magento (http://www.magentocommerce.com/) nih. :D

    *boleh dong ikutan komplen, hihihiii…*

  • Arif says:

    Pernah mengalami kejadian yang mirip, aku setuju ma tindakan Rendy.jika dibiarkan bisa jadi penyakit menular yg gnas tuh budaya service yg jelek.

  • bananatehpisang says:

    ngemengin paan si ? :culangcileung

    untung gw kaga suka sbux,kolbux,btalk atau usaha sejenis yang lagi musim di indonesia.. lebi bae warung bandrex.. ^^

  • Waaah saya juga suka caramel machiato

  • Kalo emang kenyataannya starbucks kaya gitu..jelas ada misscontrol dari pihak franchisornya.setahu saya dari yang saya baca dari bukunya michelli,the starbucks experience.bagi satrbucks,kenyamanan dan service pelanggan adalah nomer satu.bahkan pernah ada seorang pelanggan di USA sana suatu hari dateng ke starbucks dengan muka sedih.lalu salah satu barista (peracik kopi) dateng dan menanyakan kenapa hari ini kok agak sedikit beda…si perempuan menjawab bahwa dia baru saja ditinggal pergi oleh kekasihnya.dan apa yg dilakukan barista tsb :”kami ikut bersedih untuk anda..maka kopi anda kami gratiskan untuk hari ini.”
    wowww…seharusnya empati seperti itu yang perlu dijunjung tinggi oleh pihak starbucks BIP.bukannya malah lakuin hal bodoh yang dampak lebih jauhnya bisa merusak citra gerai starbucksnya di mata customer.masukin aja mas di pikiran rakyat,biar jadi koreksi oleh frnchiseenya.

    Salam kenal mas!Blognya mantap..blog saya baru seminggu umurnya..hihi ,masih imut.kapan2 maen ke blog saya ya! :)

  • Jerry Galiano says:

    Stil a lot of thing more important than discus about this, let’s thing bout it again coz this is a lesson for all of us so in the future we know how handle it..

  • Sayang ya … padahal demen banget ama Starbucks terutama caramel machiato … Sama nih …
    Malah gue ada blog mengenai starbucks…
    http://grandeicecaramelmachiato.blogspot.com/

  • Adi says:

    Mas rendy, yg terhormat
    Tolong, didalam Starbucks BIP itu bkn cuma ada Nanda…
    kasian dong sm yg lainnya..tar mrk kena imbasnya padahal mgkn yg lain sdh menjlnkan Servicenya dgn baik..atau mgkn suruh org dateng aja ke Starbucks BIP dan lihat apakah servicenya sama dgn apa yg Nanda berikan….

    Mas Kuncung
    org starbucks atau bkn, anda berhak memberikan pendapat, toh kalo memang benar anda org Starbucks, sdh sepantasnya anda membela tempat kerja anda bukan?

  • aBuY says:

    dmn mna jga kLo gag bLi mah gkan bleh diem dstu kaLi ,,,

    Loe nya ajah yang kga tau peraturan yang ada ,,

    mKanya bca dunkz tulisan yang ada di atas meja nTuh ,,,

    kga bsa bhs inggris yah ,,,,,

    bLjar dunkz ,,,

    harvad msih di buka ko ,,

  • capunk says:

    Yo wis mas rendy, semoga ini menjadi pelajaran buat teman-teman lainnya, baik itu yg menjadi pembeli atau penjual. Semoga sukses juga Qwords.com nya …..

  • jacko says:

    Kayaknya, buat jadi manajer starbuck mantan calo angkot, preman, ato yang sejenis juga bisa. Kayak manajer yang di BIP itu lho…

  • jacko says:

    Buat aBUY, udah lulus TK apa belum. Ngomong aja nggak lancar, nyuruh orang belajar bahasa inggris. aBuy…aBuy…hari gini ada orang kaya elu….

  • Jauhari says:

    Nanda oh nanda

  • miko says:

    yah, intinya emang saling menghargai aja sih.. hehehe (sori gw ikutan, mengenai starbucks soalnya)

    anyway, gw pernah ngerasain masing2 posisi

    1. orang yang sebenernya engga bermaksud macem2 tp semena2 dibentak2 ga jelas ama orang

    2. orang yang (terlepas dari caranya yang kurang ajar) intinya cuma bener2 serius ama kerjaannya

    yah moga2 buat mas rendy cepet2 ilang rasa sakit hatinya.. sabar ya mas, toh starbucks bukan di bip aja ..hehe

  • miko says:

    btw muat mas yudistira, bener bgt, emang starbucks experience ngelakuin itu..

    tp ya harap diingat, waktu itu si wanita itu sebenernya udah mau beli, tp karena sedih, digratisin (jd bukan sekedar karena dia sedih)

    dan please, masa sih mo nyamain starbucks di kita ama starbucks di amerika? udah beda lah… starbucks di amerika tuh pada intinya adalah warung kopi.. bukan ajang tebar “prestise minum kopi” di indonesia

    to be honest

  • [...] Acara dimulai dari jam 8 waktu  batagor yang berarti bisa jam berapapun. Dimulai dari kedatangan saya yang akhirnya makan dulu di mc d (bukan sponsor :D). Melihat Aki dan beberapa segerombol anak – anak yang saya kenal tuh uchi dengan temannya Shinta (CMIIW). Trus di ikuti oleh sang jendral dan akang chatoer yang mebuat tulsan ini salah tangkep :D. Dan masih banyak yang lain saya susah nyebutinnya :D. Host acara kita adalah mbak (gak sengaja) Mas Deniar dan Tante Nata yang dengan indahnya memulai acara dengan suara merdu mereka. Dimulai dengan games perkenalan yang amat terkenal kalo deniar yang megang acara :D. Lalu acara mungut sampah yang saya tidak bisa ikuti karena harus jaga barang serta terjadinya inseden. [...]

  • [...] Acara dimulai dari jam 8 waktu  batagor yang berarti bisa jam berapapun. Dimulai dari kedatangan saya yang akhirnya makan dulu di mc d (bukan sponsor :D). Melihat Aki dan beberapa segerombol anak – anak yang saya kenal tuh uchi dengan temannya Shinta (CMIIW). Trus di ikuti oleh sang jendral dan akang chatoer yang mebuat tulsan ini salah tangkep :D. Dan masih banyak yang lain saya susah nyebutinnya :D. Host acara kita adalah mbak (gak sengaja) Mas Deniar dan Tante Nata yang dengan indahnya memulai acara dengan suara merdu mereka. Dimulai dengan games perkenalan yang amat terkenal kalo deniar yang megang acara :D. Lalu acara mungut sampah yang saya tidak bisa ikuti karena harus jaga barang serta terjadinya inseden. [...]

  • dodon says:

    BANCI SIh emang judes…. Nanda jangan galak2 amat dong! inget dulu susah masuk starbvks! peace!

  • Supermance says:

    euleuh euleuh, meni rame pisan,,,

    perdamaian perdamaian *sambil nyanyi

    oh starbug,,,whoops, starbutt, whooooops, starbucks

    piss yo

  • boys_room says:

    nanda itu banci item

  • buyungupik says:

    wah keterlaluan amat F&B manager nya…turut berduka bro :)

  • yah…
    kalem ajah mas rendy…

    jangan terlalu di bawa pusink…

    kalo mau kasih masukan ke starbucks bip…

    tapi dari pengalaman saya starbucks pvj and ciwalk bae2 ajah..

    mungkin cuman karena daerah bip…

    so stay cool.. keep smile.. piss yo..

  • Berry says:

    Makanya jangan Starbuck minded, masih banyak kopi Indonesia yang enak, kami diluar negeri tidak begitu hirau dengan Starbuck, bikin kopi sendiri lebih enak, Starbuck kan hanya budaya snob!

  • heart_m says:

    huh..klo gw ga mau repot!
    dimarahin ya marahin balik!
    mau nonjok ya duluan tonjok!
    daripada dendam dibelakang pake acara curhat begini mending kmrn dihajar lgsung aja..
    so ngopi ajak2 gw donk tp jgn lu anggap gw bodyguard,
    gw cuma ga demen liat org2 belagu..

  • nowwayhome says:

    wah parah bnr dah ntu starbucks ….. kalo kaga bisa manage orang mending tutup aja di indonesia …. n kayaknya ntu orang yg namanya nanda emang bnr2 kebangetan dah harus nya sesama orang indonesia saling memberikan pengertian bukannya malah memusuhi… mentang2 kerja di perusahaan milik asing gaya nya udah begitu ……

    sebagai bentuk rasa solidaritas sesama bloggers gwa posting artikel lau di blog gwa yach biar yg laen ikutan baca juga ^^ …

    Best and warm regards
    to all my friends bloggers specially on
    Republic Indonesian

  • kalempong says:

    rendi
    orang nyiptain tempat duduk dicafe buat pelanggan mereka, bukan buat tempat nongkrong, kalo orang seperti anda gak di tegor, lama lama starbucks jadi tempat nongkrong doang tanpa jajan
    gw dukung nanda si banci hitam
    kalo gak mampu gak usah sok nongkrong di starbucks deh…. kasihan ntar duit nya habis.

  • ajah says:

    lo smua g tau kalo dia banci…. jadi wajar klo dia ngom tajem

  • wuih, kok tema protes ini hot banget yah.. nga ada yang berminat buat blog untuk protes2 layanan perusahaan nih, mungin bisa laku tuh.. :)

  • Bayu Hebat says:

    [...] sendiri . Bahkan konon kabarnya bloger itu mampu membuat kritik lebih didengar seperti disini dan disini. Nah sekarang kan ada UU ITE yang walaupun saya gak tau isinya cuman katanya membuat kebebasan [...]

  • Lala says:

    Asslamualaikum, aku dah baca semua postingnya disini. ada yang lucu.beberapa postingan menghakimi rendy dengan kritikan bla..bla..bla.padahal sepanjang yang aku baca tak ada kata kata kasar yang diceritakan rendy dalam storynya.hanya beberapa postingan justru memperlihatkan komentar yang jelek yang menuduh rendy begana begini pdahal komentar tersebut justru malah bikin kita mikir..yang ngak berintelek itu rendy…atau anda semua yang bikin komentar yang menyakitkan.nobody perpect itu pasti kita ngak tahu apa sebenarnya maslahnya bukan direndy atau dinandanya tapi malah menghakimi bukan memberi nasehat itulah tipe orang indonesia jika ada yang sedang berkeluh kesah kita ukur dengan materi seperti “jangan ke starbuck de kalau ngak ada duit” padahal tadi itu cerita rendy bukan karena dia ngak ada duit. jadi…jauh api daripada panggang. jauh masalh dari pada solusinya. jika tidak bisa memberikan nasehat atau saran jangan menghakimi..inilah tipe orang indonesia bikin masalh baru bukan kasih solusi buat masalh yang ada.

  • arco says:

    wah g br baca ni blog, hmm yah, melihat banyak skali pendapat2 dr bnyk org, ya sudah lah damai aja, harus saling memaklumi juga,,
    g setuju kl customer service memang hrs diutamakan, tp jgn dijadikan tameng dll, damai saja lha intinya, kadang memang susah untuk saling memaklumi dan berdamai hoo.. tp itu hrs dilakukan supaya ga ad lg menghakimi seseorang/organisasi hphp (gw ngomong ap coba) yah, intinya damaii pizzz. .

  • arco says:

    wah g br baca ni blog, hmm yah, melihat banyak skali pendapat2 dr bnyk org, ya sudah lah damai aja, harus saling memaklumi juga,,
    g setuju kl customer service memang hrs diutamakan, tp jgn dijadikan tameng dll, damai saja lha intinya, kadang memang susah untuk saling memaklumi dan berdamai hoo.. tp itu hrs dilakukan supaya ga ad lg menghakimi seseorang/organisasi hoho (gw ngomong ap coba) yah, intinya damaii pizzz. .

  • dr.putra says:

    Pada dasarnya kita tetap menghormati domain daerah kekuasaan manager store yang bersangkutan tapi cara dia yang sangat meremahkan pelanggan adalah tindakan bodoh,dan dungu etika itu ada dirumah dan sekarang hampir tidak pernah diajarkan di bangku kuliah.Starbucks swalah milih manager

  • Mr.Rius says:

    Mungkin Mas Nanda lagi sariawan kali, makanya sewot…atau lagi kebelet tapi kantornya belum buka, jadi nahan gitu deeh.

    Makanya pakailah produk indonesia aja, udah murah, sehat, dan bisa memakmurkan bangsa sendiri, iya to…

  • Mr. Blue City - Nyoman says:

    Maafin Nanda yah…. :)

    Ga da ruginya juga kan ren jd org pemaaf…
    tapi syaratnya…
    HARUS PERBAIKI KUALITAS PELAYANAN…
    coz.. its a sell point

    MINAL AIDIN YAHHH…

  • Satoru says:

    Hmmmmmm…… klo menurutku starbucks itu sebagai brand yang ngutamain service harusny bisa lebih bertindak bijaksana, jelas apa yang dilakuin managerny it keterlaluan… bener2 jauh dari Customer Satisfaction…. mending bt om Rendy yang lagi nongkrong d Starbucks ya agak tau diri dikit lah… klo mo beli ya bilang az ama yg jual…. jangan ditahan2 gitu… tar dikira ga kuat beli …. klo udah dihampiri gtu ya bilank az klo mo beli…. jangan berantem dluw baru mau beli… Pisss
    Numpang lewat az…. seta0n sekale

  • Maciato says:

    Wah gila bgt tuh!g jg ga setuju bgt klo caranya gt!secara g pengemar starbuck!apa lg caramel maciatonya.wenak tenan….!setau g ada pengaduan consumen nya deh,distarbuck!nanti gliatin deh.

  • diko says:

    ckckckckckckck……..kok beda jauh ma yang ada di buku starbucks experience yang kubaca…
    fuih………..gmn to ni???

    itu kayaknya langsung dipecat kalo pak howard sipemilik tau
    huff….padahal ya setau aku kalo ada calon pelanggan yang belum memesan ataupun tidak memesan seyogyanya tetap ramah dan memberi kesan yang baik dan bukan acuh tak acuh, siapa tau dengan sikap tersebut malah justru jadi beli….
    coz kita gak tau sapa yang kita ramahin itu…mungkin orang berduit atau orang famous yang bisa memeberikan efek domino promosi gratis ke banyak orang karena experience di starbucks
    so…ramahlah pada semua orang……….!!!

  • adam says:

    dasar starbuck BIP Gw nyangka gw juga diperlakukan kasar ama itu orang…
    tolong donk management starbuck atur tu orang…
    mendingan gw ngopi di The Coffe Bean BSM…..
    Ramah2 staffx…
    kasian dehh loeee…..
    kampret..

  • dyuniar says:

    mungkin nanda bilang begini ” wilujeung #njing akang-akang bade paresen naon katinggalina titadi teu acan paresen , mangga atuh presen . biar lebih nyaman ngobrolnya…kanggo panglaris starbug…mun hente digebug

  • Yana Vulita Barus says:

    Kepada Saudara Rendy, harap tulisan saya di bawah ini dibaca dengan seksama.

    Dalam hal menjadi seorang blogger, sda beberapa poin yang harus Anda cermati sebagai orang berpendidikan:

    1. Anda tidak bisa mengatakan bahwa jika seseorang tidak menyukai apa yang Anda tulis di dalam blog Anda, lebih baik orang tersebut tidak memberi komentar. Pada dasarnya, jika Anda mengemukakan pendapat akan sesuatu, khususnya jika Anda mengemukakannya di dalam blog yang dapat diakses oleh banyak orang, Anda harus siap akan segala reaksi dari siapapun yang membaca blog Anda.

    Hal ini manusiawi sekali. Sederhana. Hanya menggunakan prinsip AKSI-REAKSI.

    2. Seseorang yang memberikan pendapat secara anonim tidak bisa diklasifikasikan sebagai seorang pengecut. Sebagai contoh nyata, kita ambil teknik penyebaran kuesioner yang secara langsung meminta responden untuk beraksi terhadap wacana yang diberikan, dan semua kuesioner yang tersebar dan mengikuti peraturan penulisan kuesioner tidak ada yang meminta responden untuk menuliskan nama. Memberikan pendapat secara anonim adalah netralisasi dan memberikan kebebasan untuk memberikan opini secara jauh lebih ekspisit.

    Bagaimana jika seseorang memberi pendapat terhadap tulisan Anda secara anonim, dan Anda tidak senang dengan pendapatnya dan ke-anonimannya, namun tanpa Anda ketahui orang tersebut adalah seseorang yang Anda kenal dekat? Contoh yang saya berikan ini sekedar contoh, dan bukan berarti Saudara Kuncung adalah seseorang yang tenyata Anda kenal dekat. ;)

    3. Coba bercermin pada diri Anda sendiri. Tanpa kapitalisme, Anda tidak akan menjadi seperti apa Anda saat ini. Ayolah, jeans yang Anda pakai juga berasal dari negara kapitalis bukan? Maka berpikirlah dulu sebelum berteriak dan membuang2 tenaga Anda dengan menyatakan diri sebagai seseorang yang anti kapitalisme.

    4. Pengalaman Anda dengan saudara Nanda membuat Anda berteriak bahwa Starbucks harus dipulangkan ke negara asalnya? Maaf, tapi itu adalah sebuah pendapat bodoh dari mulut bodoh orang yang terlalu banyak bertindak tanpa banyak berpikir. Kalaupun pendapat Anda di atas terus berlanjut hingga ke telinga pemilik franchise Starbucks di Bandung ataupun di Indonesia, tindakan terparah yang akan diambil oleh pihak Starbucks hanyalah memecat saudara Nanda. BUKAN mencabut franchise Starbucks dari Indonesia.

    Lagipula, JIKA dan hanya jika pendapat Anda begitu berpengaruh hingga dapat membuat sebuah produk franchise sebesar Starbucks dihapuskan dari Indonesia, bayangkan berapa banyak mulut yang akan mencaci maki dan mengutuk Anda, dan berapa otak yang menemukan ide untuk meludah di muka Anda?

    Sebenarnya masih banyak yang ingin saya kritik berkenan dengan tulisan Anda, saudara Rendy, namun akan saya simpan untuk tulisan-tulisan Anda selanjutnya.

    Jika kritik dari saya kurang berkenan bagi saudara Rendy, silahkan cari saya di Pusat Kebudayaan Perancis (CCF) Bandung, yang terletak di depan BEC. Dengan senang hati saya akan meladeni Anda dengan berdiskusi lebih lanjut tentang kemampuan berbahasa Anda.

    Terima kasih.

  • Ariel Obadyah says:

    salam,
    nama saya ariel obadyah. saya tahu masalah ini sudah cukup lama, setengah thn yang lalu.tapi ada informasi yang menarik yang saya perlukan dari peristiwa yang dialami saudara rendy.
    saat ini saya mau memulai penelitian tesis saya di fikom unpad bdg. saya ingin mengangkat topik tentang pelayanan starbucks.
    apakah rendy bersedia untuk diwawancarai atau dimintai informasi mengenai pengalamannya?
    semoga bisa memberikan balasan kepada saya.
    trims.

Leave a Reply