Jangan ke Starbucks BIP, Managernya Kasar Terhadap Pelanggan!

Sesuai dengan judul, sebetulnya saya berat menuliskan hal ini, tetapi apa boleh buat, karena saya suka dengan Starbucks, maka saya menuliskan kisah ini, demi kebaikan Starbucks Indonesia.

Pagi ini, (29/6/08) ada acara bebersih Bandung dari Batagor.net yang mengambil starting point di Starbucks BIP, dengan pemikiran bahwa di acara bebersih Bandung silam, Starbucks Bandung juga turut berpartisipasi dalam acara bebersih Bandung ini.

Ketika acara telah dimulai dan blogger sedang mengitari BIP memungut sampah, saya dan beberapa orang teman dari Jogja yang baru saja sampai di Bandung, duduk di teras depan Starbucks BIP sambil menunggu blogger yang sedang memungut sampah sampai satu putaran BIP, lalu akan beranjak ke Taman Balai Kota Bandung.

Saya sambil sarapan hot dog dari Hypermart saat itu, karena waktu masih menunjukkan pukul sembilan pagi, ketika selesai sarapan, tiba tiba ada seorang pria dengan kulit hitam dan rambut yang agak cepak datang ke kami, pria tersebut menggunakan seragam dari Starbucks, sambil menghisap rokok pria tersebut menghardik kami.

“Kamu Kamu ngapain pada duduk disini? Ini tempat saya, Kalau ngga beli apa-apa disini, jangan duduk duduk, ini Buat pelanggan saja!” Sahut Pria Jelek tersebut kearah kami ber empat.

Teman saya menjawab, “Kami dari Batagor.net sedang ada acara bebersih Bandung jilid 5, sedang menunggu blogger lain, baru beranjak ke Balai kota”

“Ya tapi ini tempat saya, kamu ga boleh duduk disini kalo ga beli apa apa, disini khusus pelanggan saja, kamu bisa baca ini tulisan ini kan” dengan nada teriakan yang kasar pria yang diketahui bernama Nanda tersebut menghardik kearah saya, dan ketiga teman saya yang sedang duduk disana.

Akhirnya saya bilang, “Ok, nanti kamu tunggu saja teman saya, yang akan menjelaskan sedang apa kami disini” Sambil saya menyelesaikan kunyahan makanan yang belum selesai semua.

Memang kami belum memesan, karena sejak pagi tadi memang Starbucks belum buka, dan ketika orang tersebut datang Starbucks BIP memang baru buka, padahal tadi niatan saya ketika starbucks BIP buka, dan setelah selesai sarapan, saya ingin memesan caramel machiato yang biasa saya pesan di Starbucks Ciwalk.

Tak lama kemudian, Aki Herry datang, dan menjelaskan duduk perkaranya, seorang teman saya yang lain bilang, padahal mereka berdua saling kenal, tetapi tetap saja pria yang mengaku manager Starbucks BIP tersebut yang bernama Nanda tetap menghardik Aki Herry, yang akhirnya kami mengalah dengan meminta Jaka memesan sebuah minuman.

Ternyata Starbucks memiliki budaya yang jelek, apabila tidak membeli maka akan diusir dengan kasar, atau tidak digubris sama sekali bukan ditawari membeli minuman dengan ramah, contoh sederhananya adalah ketika mereka (Aki Herry dan Jaka) meminta nomor telepon seorang staff Starbucks BIP, tidak dilayani dan tidak ditegur, karena tidak membeli.

Ah Budaya Kapitalis yang amat tidak baik, pulangkan saja Starbucks ke negeri asalnya, dan Untuk Starbucks Indonesia, saya harap untuk memilih store manager, harap menseleksi orang dengan lebih ketat lagi, tidak baik untuk menghardik calon pembeli, saya penggemar starbucks, terus terang kecewa berat terhadap tindakan manager starbucks BIP yang bernama Nanda itu, yang tentunya menghancurkan bayangan yang ada dalam benak saya terhadap nyamannya pelayanan Starbucks, dan keunikan sistem Starbucks yang menjadikan karyawannya sebagai mitra.

Tentu saja setelah Jaka memesan sebuah minuman, saya meminta kepada Jaka, Aki Herry dan teman teman agar segera meninggalkan Starbucks BIP dengan nada agak keras “Ayo kita jangan lama-lama disini, tempatnya ga enak, pelayanannya ga sopan, managernya kasar, lain kali ga usah kesini lagi!”

Dan tentunya saya tidak jadi memesan caramel machiato yang tadi saya idamkan, buat apa beli di Starbucks BIP? nanti dimaki maki lagi? bahkan setelah memaki maki tidak sama sekali meminta maaf. Kalau pesan dimanja-manja, kalau minuman sudah habis diusir-usir sambil dimaki? tentu saja saya malu sekali terhadap kedua tamu dari Jogja tersebut, dimana keramahan orang Bandung? Kok bisa orang seperti itu jadi Store Manager Starbucks BIP?

Categories: Personal

151 Comments

  • thofa says:

    tutup aza lah starbuck BIP itu mendingan ke fantassy coffe aza di lucky square….asli bandung….yang pastinya ramah2 dan juga enak,,,,,muarh harganya……
    asli bandung lho…………….

Leave a Reply