Es Kacang Merah Pasar Mambo
Buat yang sudah pernah ke Pulau Bangka, rasanya belum komplit jika belum bertandang ke Pasar Mambo Pangkal Pinang, Letaknya tidak jauh dari Masjid Jami Pangkal Pinang, kawasan pasar lama ini beberapa tahun lalu pernah dipugar untuk dijadikan kawasan wisata makanan, karena disini semua makanan khas Pulau Bangka tersedia. Kebetulan lokasi pasar ini tidak jauh dari rumah kami disana.
Yang terkenal di pasar ini adalah sajian Es Kacang merahnya, rasanya amat khas dan berbeda dengan es kacang merah yang bisa kita jumpai di tempat lain, mungkin karena teman penyajian makanan ini adalah Empek-Empek Cina khas Bangka yang dimakan dengan kuah tauco atau sambal (bukan cuka seperti empek-empek palembang).

Es Kacang merah ini dibuat seketika anda memesannya, kira-kira 2 menit lamanya, sang penjual biasanya akan menanyakan kepada anda, apakah kacang merah saja, atau dicampur dengan tapai singkong (peuyeum), saya mencoba keduanya, dan ternyata memang lebih enak menggunakan tapai singkong, karena ada sedikit alkohol yang berasal dari proses peragian tapai singkong tersebut, dan itu membuat rasa menjadi lebih kuat. Manisnya pas, tidak terlalu manis dan tidak nempel dilidah sesudah kita menikmatinya, serta amat menyegarkan badan karena dinginnya yang pas dan serutan esnya yang bisa dikulum dimulut.

Mengenai Empek-Empek dengan tauco, rasanya memang sangat nikmat, jika disajikan dengan es kacang merah ini, tentunya dengan cara memakannya yang tidak biasa, cukanya dihirup, bukan dicocolkan, ohya, anda juga harus mencoba empek empek keladi, atau empek empek talas, bahan dasarnya bukan ikan, melainkan talas, rasanya cukup gurih dan lain dari empek-empek biasa.
Sekali jajan di tempat ini, bisa habis minimal dua puluh ribu rupiah, 1 porsi es kacang merah, sekitar Rp.5000, sedang 1 butir empek empek, dihargai Rp.1000, tentunya 1 porsi es kacang merah tidak akan cukup untuk memuaskan dahaga dan juga 7 butir empek empek masih kurang untuk meredakan emosi lidah dan perut






Leave a Reply