Akhir-akhir ini pertanyaan senada ini banyak sekali didengungkan oleh teman-teman saya di milis internal SBM, intinya satu, mereka mengalami kegalauan dalam menemukan tujuan hidup, apakah akan menjadi entrepreneur, apakah akan jadi kuli dari entrepreneur yang sudah ada ?
Masalahnya, di SBM sendiri ada dua kubu dan dua kepentingan yang cukup kuat diluar kubu dan kepentingan lain, disatu sisi harus bisa menciptakan pekerja yang bisa mengerjakan pekerjaan bisnis administratif (jadi kalo ngelamar kerja di perusahaan bisa mengerjakan pekerjaannya dan ngga malu-maluin), disatu sisi juga harus bisa menciptakan entrepreneur yang cukup handal, sementara kubu entrepreneur agak sulit berkomunikasi dengan kubu pekerja yang notabenenya adalah anak-anak yang pintar serta dosen-dosen yang betul betul ngelotok dengan bidang keilmuannya (kebanyakan yang rajin dan jago berhubungan dengan angka dan memiliki IP (indeks prestasi) cukup tinggi), karena yang memiliki cita rasa entrepreneurship ini memiliki kesan orang yang pengangguran serta urakan dan tidak memiliki masa depan yang pasti!
ITU ADALAH PEMIKIRAN YANG SALAH TENTANG ENTREPRENEUR!
Mengapa demikian ? Entrepreneur adalah orang yang pandai melihat peluang, dan itu adalah pasti, tidak mungkin dia menawarkan sesuatu produk jika kliennya sedang bermasalah, mayoritas adalah salesman yang baik, meski tidak semua, tetapi justru mayoritas entrepreneur yang baik yang sering saya temui, kebanyakan bermain aman, dalam arti tidak mau menawarkan sesuatu yang ia tidak bisa sanggupi kepada kliennya, dan ketika hal itu tidak bisa ia sanggupi karena diluar kemampuannya, ia akan meminta maaf dan menggantinya dengan hal lain yang bisa ia perbuat, bukan malah kabur dan tidak bertanggung jawab.
Saya sendiri lebih suka untuk dikenal oleh orang lain sebagai Entrepreneur (meski wannabe), bukan sebagai mahasiswa, mohon maaf, karena agak malu dengan citra mahasiswa yang sekarang lebih cenderung negatif (tukang demo) dan pemalas (ngga rajin kerja, belajar doang). Full Time Entrepreneur istilahnya, dan Part Time Blogger, keduanya adalah pekerjaan saya, mahasiswa ? oh, saya hanya numpang kuliah saja mengisi waktu luang, sekalian mencari rekanan bisnis dan juga teori yang bisa disesuaikan dengan kehidupan nyata dan bisnis… (kebanyakan dari teori tidak bisa diterapkan)
Mengapa demikian kekeuhnya saya Ingin menjadi Entrepreneur ? perhatikan skema berikut :
Jika anda adalah seorang yang baru lulus kuliah (kurang lebih usia disekitar 20-24 tahun), berapa lama waktu yang anda butuhkan untuk mendapatkan penghasilan yang cukup untuk membeli sebuah mobil Honda Jazz ?
Anda melamar sebuah pekerjaan di kantor yang bergengsi, masuk jam 7 pagi sedang rumah anda berjarak 30 km dari tempat kerja anda, tentunya anda harus bangun pagi pagi sekali agar tidak terlambat, karena jika terlambat anda akan dipotong gajinya, dan anda baru bisa pulang malam karena harus lembur untuk mendapatkan uang tambahan.
Anggap anda memiliki penghasilan 3 juta per bulan, tinggal di Bandung, dikurangi pengeluaran (kosan, rokok, makan, pacaran, komunikasi, ongkos, dll) anda bisa memiliki tabungan sebesar Rp.800.000 per bulan, tentunya harus memikirkan biaya untuk pernikahan (jika belum menikah) dan asumsi ini merupakan asumsi bagi anda yang masih single, bagaimana jika anda sudah berkeluarga ?
sedang harga honda Jazz patoklah Rp.157.000.000 (kalo ngga salah) berapa tahun lagi anda baru mendapatkan benda ini ? silakan bagi sendiri,
kenyataannya untuk mendapatkan gaji 3 juta sebulan di Bandung bagi fresh graduate itu bukanlah hal yang mudah, anda harus bersaing bersama ribuan pengangguran lainnya untuk mendapatkan pekerjaan itu, dan juga harus bekerja dibawah tekanan dan hidup yang tidak sehat, ujung-ujungnya biaya yang dikeluarkan oleh anda untuk berobat dirumah sakit, akan menghabiskan tabungan yang selama ini anda pegang. Belum lagi ada risiko pengurangan pegawai, dimana ketika anda sakit dan masuk rumah sakit, anda bisa saja dikeluarkan karena kelamaan tidak masuk kerja / kerja anda kurang produktif, selain itu juga perusahaan tidak memerlukan anda lagi karena umur anda sudah tua dan tidak kreatif lagi..
Belum lagi jika anda sudah berkeluarga, dan memiliki anak yang hendak punya motor / mobil,
Ujung-ujungnya demi beli Honda Jazz, anda jadi korupsi, entah itu waktu anda bekerja di kantor, maupun finansial kantor (naudzubillahimindzalik)
hmmm menyakitkan bukan ? ketika muda terlena oleh pekerjaan dan diiming imingi pensiun yang besar, tahunya di jalan diputuskan orang lain, itu karena nasib anda ditentukan oleh Boss, bukan oleh diri anda sendiri.
Perbedaan lain ketika menjadi Entrepreneur, terlihat sedikit pengangguran, penghasilan anda ditentukan oleh kompetensi dan kemampuan anda sendiri, terutama kemampuan untuk memanage dan mencari peluang, serta berkomunikasi menawarkan barang dagangan anda keorang lain. Jam kerja Entrepreneur terkadang tidak menentu, terkadang bisa lebih gila lagi daripada karyawan, tetapi tidak di push oleh atasan melainkan oleh tuntutan dirinya sendiri.
Jadi Entrepreneur cukup menjanjikan dibanding mencari pekerjaan, karena bisa dimulai dari modal yang tidak terlalu besar, dan juga waktu yang tidak terbatas, kapanpun ketika anda di PHK sekalipun, anda bisa menjadi entrepreneur, satu satunya modal yang harus anda kuat miliki adalah KEMAUAN, baru kemudian rekanan dan juga keuangan.
Jika anda sadar, ada gabungan diantara keduanya, yakni Partnership, seseorang bisa menjadi Entrepreneur, dan juga bisa menjadi Karyawan, contohnya, jika anda memiliki ide bisnis tetapi tidak memiliki modal untuk menjalankannya, anda bisa menjual ide bisnis tersebut kepada orang lain yang memiliki modal, ini namanya sistem investasi, atau anda bisa mencari pekerjaan paruh waktu selagi anda menjalankan usaha anda, untuk menambah modal finansial. Pekerjaan paruh waktu ini bisa berupa konsultan, blogger, atau mengerjakan proyek proyek yang kecil kecilan.
Saya rasa, tidak ada alasan untuk seorang dosen untuk tidak menjadi Entrepreneur, waktu yang dia miliki bisa ia pilih, antara untuk riset, proyekan, mengajar, buat usaha, atau untuk keluarga dan masyarakat, dan juga untuk seorang yang baru lulus kuliah untuk menjadi entrepreneur, karena seharusnya sewaktu kuliah ia memiliki banyak teman yang mungkin bisa diajak bekerja sama olehnya membangun kerajaan bisnis.
Untuk menjadi Entrepreneur, perlu dukungan yang amat sangat kuat, mulai dari keluarga, pacar, teman, orang tua, bahkan sampai dukungan dari pihak kemanan, jika ada teman / saudara anda yang hendak menjadi pengusaha, dimohon untuk mendukungnya 100% karena ini berkaitan dengan masa depan dan juga mengurangi jumlah pengangguran di Indonesia.
Untuk teman-teman yang masih menjadi pengangguran, saran saya marilah buka usaha, menjadi entrepreneur, dan kurangilah jumlah pengangguran di Indonesia…
Kalau kata Ijal & Mimin, Jadi entrepreneur mungkin sulit dimengerti, tidak apa apa, yang penting rekening korannya toh
Untuk Astrid, Feiral, Luthfi, Dharma, dll, semoga tulisan ini bisa menjadi pencerahan, Thanks to Pak JH, BPI, DL, yang udah kasih masukan di milis, serta temen-temen yang udah ngedukung, dan juga buat orang-orang yang menjadi cerminan hidup saya dan sudah memberi pencerahan untuk saya baik dimasa lalu, hari ini, dan mendatang…
Jika anda lulus kuliah dan langsung mendapatkan pekerjaan di perusahaan yang bergengsi, berarti anda maju 5 langkah dari orang lain yang baru lulus kuliah, sedangkan jika anda sewaktu kuliah sudah membangun perusahaan anda sendiri, entah itu bergengsi atau tidak dan bisa membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain, itu sudah maju 100 langkah dari orang yang maju 5 langkah tadi.
Ohya, Blogger merupakan pekerjaan yang amat menjanjikan, kenapa ? tunggu tanggal mainnya
PS : Jika anda adalah seorang entrepreneur, dan ada yang bertanya kepada anda, siapa boss anda, sebaiknya anda menjawab, Tuhan-lah Boss saya sebenarnya, ia menggaji saya dengan kehidupan ![]()



April 14, 2007 at 13:23
PERTAMAX..!!
April 14, 2007 at 15:54
Gue baru mau bahas ini.. ntar gue link post lu,.. banyak ngajarin gue juga….
Sebenarnya sulit ga nya menjadi enteprenor itu tergantung orang nya. Karena memilih jalan ini memang resiko besar.
Kuliah dan melamar kerja adalah sebuah paradigma normal di masyarakat kita. Sementara membuka sebuah usaha adalah sebuah pekerjaan berjudi di masyarakat kita..
Kan manusia ingin hidup yg pasti2 Toh..??
So,.. berbahagia lah loe Ren, karena loe orang yg berani mengambil resiko di kehidupan yang cuman sekali ini… Step A Head than those employee
April 14, 2007 at 15:59
duh.. *ngaca* kayaknya gw cuman bisa jadi pekerja doank.. *sigh*
April 14, 2007 at 16:50
gw setuju ren, memang mungkin orang pekerja ga kan terlalu ngerti apa itu entrepreneurship.
April 14, 2007 at 17:43
wah jangan sinis gitu donk sama karyawan. pengusaha tanpa karyawan juga sama juga boong kan.
April 14, 2007 at 17:56
@daud, bukan sinis sama karyawan, saya hanya membuka pandangan orang-orang agar mengerti mengenai entrepreneurship, silakan anda baca tulisan ini dengan teliti, tanpa dilewat lewat, anda akan menemukan makna sebenarnya tulisan ini
April 14, 2007 at 18:00
Kalau kamu sekolah di ITB, kamu itu dididik menjadi bawahan yang baik. Entrepeneur itu bukan cita-cita awal didirikannya ITB, lha wong ITB itu didirikan untuk mencetak mandor inlander untuk proyek pembangunan infrastruktur jaman Belanda kok.
Awalnya Teknik Sipil, karena infrastruktur yang dibutuhkan adalah jalan dan jembatan. Setelah itu baru Teknik Elektro Arus Kuat dan Arus Lemah (telekomunikasi), karena Belanda membangun PLTA/PLTD/PLTU serta kantor Telegraf untuk keperluan komunikasi.
Kalau kamu pingin jadi Entrepeneur, berati kamu menyeleweng dari tujuan awal didirikannya ITB. Hehehe.
April 14, 2007 at 18:05
Wah aa ren, terlambat tuh orang-orang udah pd lari, sampean baru bangun. Aku smp kelas 2 udah jadi bos barang bekas di Banjarnegara. Sekarang aku nguli di Jakarta udah punya 5 bisnis yang udah jalan dan aku tinggal kontrol. Enak tenan dari mana-mana ada pemasukan.Tp belum bisa beli honda jasss.Perlu ide buka usaha?
April 14, 2007 at 18:19
@KhamShe, iya gw lahir terlambat, si notnot udah nyusu gw belum lahir, notnot udah punya usaha, gw masih merangkak, not not udah nyusu lagi, gw baru maen bola, not not udah punye mersi, gw masih naek sepeda…
sama, lom punya honjes juga…
cuman semangat 45 aja..
not, not, tumben lom komen..
April 14, 2007 at 18:30
halah blon comment dah discam… ubah aja ah commentnya “ren, main bola lagi yuukkkkk”
April 14, 2007 at 20:39
tuh ada Luthfi di paragraf 4 dari bawah, itu bukan gw yach?
*protes*
Eh, elu ngitungnya tll beribet Ren, easy going ajah …
baca tulisanmu ini bikin aku puyeng, hidup dibikin susah dan terlalu banyak pertimbangan yang dipikirkan
*log out*
April 14, 2007 at 20:58
dilema ini juga saya alami saat lulus. kesimpulan sekarang adalah menempuh keduanya. Tanam padi, juga kelapa.
http://sepia.blogsome.com/2006/12/02/tanam-padi-dan-kelapa/
April 15, 2007 at 08:45
ren, gw setuju dengan pemikiran lu..
tapi yang gw pikir ga ada salahnya jika kita juga kulinya entepreneur merangkap enterpreneur..
mungkin ga fokus cuma itu pilihan yang cukup baik..
April 15, 2007 at 09:04
@deni, kan udah gw jelasin diatas, ada part timenya juga…
April 15, 2007 at 13:02
Kok entrepreneur cita-citanya cuma punya honda jes, kurang tinggi tuch. Punya pesawat gulfstream pribadi kek, pulau pribadi kek, yang sejenis-jenis itu lah.
If you aim high and you fail, at least it’s still higher than if you aim low and you fail.
April 15, 2007 at 15:05
@Troll, if you aim high and you fail, it more pain than you aim low but sure it will high…
April 16, 2007 at 10:14
… Ujung-ujungnya demi beli Honda Jazz, anda jadi korupsi, entah itu waktu anda bekerja di kantor, maupun finansial kantor (naudzubillahimindzalik)
Posisi karyawan dan pengusaha sama saja. Terlebih bila jadi pengusaha di Indonesia, dimana antara hitam dan putih ada abu2. Urusan korupsi, amanah, tahu halal haram, adalah urusan hati dengan sang Khalik. Dimana2 ada kesempatan bertemu dosa. Anda tak mau terlibat — dgn menjadi pengusaha — pun, godaan itu datang dari atas bawah ki ka dep blk. Bukannya pesimis, namun ini bicara realita. Setiap urusan yg beririsan dgn pemerintah, ujung2 nya duit juga
April 16, 2007 at 10:29
tapi menurut gw mah selagi kuliah, lebih baik kerja part time alias jadi kuli. kalo langsung jadi boss kayanya ada yg kurang (kurang pengalaman/pengetahuan)
April 16, 2007 at 12:15
tiap orang kan punya tujuan beda beda ren.
ada orang yg cukup jadi karyawan aja.
kalo elu kan beda. elu kan orang hebat nih. makanya jadi pengusaha.
kalo gue, yaaa… gitu deeh…
April 16, 2007 at 16:08
Saya setuju banget dengan mahasiswa yang kuliah sambil kerja atau kerja sambil kuliah. Apapun, yang penting intinya memanfaatkan waktu seefektif mungkin. Karena hidup ini singkat. Ga bisa dibeli atau ditukar dengan apapun. Hanya yang perlu dicatat. Untuk menjadi entreprenuer sejati harus mempunyai visi dan misi yang jelas dan ga mudah terombang-ambing dengan keadaan. Teguh dalam menjalankan prinsip. Selamat, Rendy sudah memilih untuk menjadi seorang entreprenuer. Indonesia masih sangat perlu banyak orang2 seperti dirimu.
April 16, 2007 at 22:29
Fresgrads langsung lamar ke BCG 10 juta perbulan bow
eh.. jadi rendy udah punya honjes hasil dari jualan hosting? tinggal nunggu fahmi nge-lamar dong
*kabur*
April 17, 2007 at 20:19
Congratz yang sudah punya niat
Negara ini butuh banyak entrepreneur untuk menjadi lebih baik.
Saya pikir memang ada 2 tipe orang di sini.
1. tipe pekerja: yang loyal, yang nurut, yang ga neko-neko
2. tipe pengusaha: yang banyak ide, yang “susah diatur’, yang kadang “males” (inget tag-nya mas Roni TDA)
Gak ada yang salah.. just follow ur heart
April 19, 2007 at 15:09
ente beuneur…
kok acara di tv kurang banget yang kearah entrepreneur yah..masih sibuk dengan hadiah instan dan yang kaget kagetan…yang jelas jadi entrepreneur ngga instan.
April 20, 2007 at 11:17
bener bener *ngangguk-ngangguk*
tesd tes http://bimoseptyop.blogspot.com
April 21, 2007 at 10:29
umm, kadang2 masalah jiwa juga sih yaa…
ada yang berjiwa enterpreneur, ada yang emang berjiwa jadi karyawan..
kalo saya sih kayaknya lebih berjiwa pegawai..
pegawai perusahaan minyak yang diberi gaji cukup buat nyicil honda jazz tanpa harus korupsi
April 21, 2007 at 16:10
jadi entrepreneur gak susah, sopir taxi juga entrepreneur, jual es balok juga entrepreneur. Yang susah, gimana supaya bisa self-running
Jadi karyawan maupun entrepreneuer dua-duanya bukan tujuan hidup, meskipun harus dilewati salah satunya atau dua-duanya.
Btw, sekolah di SBM cuma untuk jadi entrepreneur dan/atau pekerja to?? Oalaah, kirain untuk nyari ilmu …
April 28, 2007 at 11:56
asyik juga memang jadi pengusaha, tapi terkadang orang yang baru jadi pengusaha selalu ingin terbang melambung tinggi.
padahal seharusnya dia harus mau memulainya dengan langkah kecil terlebih dahulu.elang aja mulainya dari langkah2 kecil lalu dia baru terbang.emang yang penting punya tekad kuat dan nggak mau nyerah.
sebenarnya jadi pengusaha juga harus rajin2 ibadah
ikutan ya…..asyik juga punya temen bloger
wah asyik juga neh khamse,udah punya 5 perusahaan.
May 1, 2007 at 23:49
Hidup Entrepreneur!
May 16, 2007 at 14:51
Wah2…gembira melihat semangat anak2 muda sekarang utk entrepreuring dini. I am a semi entrepreneur-typical office worker.
Dulu sebelum lulus, tepatnya pada waktu skripsi , saya membuat rental komik dan alhamdullilah sekarang sudah berkembang. Meski sempat naik turun.
Be passionate!
May 22, 2007 at 15:32
mas rendy aku anak bandung (sma) mau jadi pengusaha, kira2 masuk SBM ITB tu susah ga, an kira kuliah dimana yang bagus
May 22, 2007 at 21:50
Menjadi seorang entrepreneur adalah mengikuti jejak Rasul, karena Rasul pun adalah seorang entrepreneur. Menjadi karyawan pun adalah merupakan pelaksanaan dari perintah Rasul yang menyruh kita untuk berusaha, usaha apa saja yang penting halal. Semua mempunyai potensi masing-masing, dan semua mempunyai pertimbangan masing-masing. Akan tetapi sangat disayangkan bahwa ternyata banyak yang berminat menjadi entrepreneur tapi tidak mau untuk mencobanya, dan banyak yang sudah mencoba dan gagal, akan tetapi kemudian berhenti dan tidak mau belajar dari kegagalannya.
May 24, 2007 at 13:51
hnsg bh
May 24, 2007 at 13:58
gw bangga coz visi&misi gw ga jauh beda ma Rendy. gw paling ga suka kerja dengan orang laen. mulai yang bangun pagi tiap hari,kena macet dijalan, di omelin atasan sampe kerja minimal 7 jam/hari dgn upah yang bisa dibilang pas-pasan. gw juga seorang mahasiswa yang sekarang lagi terjun ke dunia entrepreneur, yah..walaupun penghasilan yang gw dpt belum gede2 amat tp gw ngejalanin dengan enjoy, yang paling penting GAK ADA ORANG MERINTAH GW!!
May 31, 2007 at 22:54
Oii Duren!!
Hebat bener nih anak..salut ya.. perasaan baru kemaren nganter Duren ke Mangga Dua beli komputer. Btw, gue juga kepengen jadi enterpreneur (ntah usaha apa :)), tapi gue sambil kerja sama orang lain aja..maklum gue butuh asuransi kantor untuk keluarga gue…Hahaha! Sukses yah Duren!
June 24, 2007 at 22:27
ren… jadi pengusaha tu.. ada petualangannya.. ada stressnya… btw.. it’s yummy..
July 3, 2007 at 10:05
klo kita mau jadi karyawan/ pegawai, = mennciptakan pengangguran ayolooooo.. karena kita keterima bekerja orang lain jadi penganggur… trus klo mereka jadi rampok yang salah kita juga karena uda ngambil lowongannya… ya gak222
September 15, 2007 at 22:57
well…betul sih kalo terkesan Entrepreneur itu org yg masa depannya ngak jelas, berdasarkan kenyataan based on true story, kalo Bill Gates,Bob Sadino, bahkan Tomas A. Edison itu dulunya sebelum seperti sekarang yg kita kenal, mereka itu org yg masa depannya ngak pasti. oh ya kalo bill Gates itu keluarganyya memang kaya raya. tapi dari 3 contoh yg saya kasi mereka itu berani keluar dari ComfortZone…
Oh ya walopun gw kuliahnnya di Ui jur.computer & minat dibidang security tapi jujur gw ngak suka kalo dibilang anak IT gw suka kalo dibilang Entrepreneur…
Untuk mereka para professional ataupun para dosen cs dan para job seeker dengan IP aduhai. mereka itu orang yg jiwa Entrepreneurnya tertutup dgn kt lain,mereka seneng dengan kedudukan kayak manajer. seperti yg Om Bob sadino “bilang kalo Orang pintar sangat cenderung tidak akan pernah menjadi Entrepreneur”..
Sebenernya urusan bangga jadi pegawai juga karena budaya kita yang udah 3,5 abad di jajah nah ini slah satu efeknya…
Dan Entrepreneur itu mental nya adalah mencintai apa yg mereka kerjakan yg utama ngak disuruh2..kan yg punya usaha dia..nah soal jadi BOS itu bukan pangkat yg didapet dari bawah tapi memang dari awal usaha..truz mereka tuh punya mental intangible..
http://entrepreneurid.wordpress.com/2007/09/10/entrepreneur-langkah-pertama-selalu-berat/
Arham
Http://Entrepreneurid.wordpress.com
October 8, 2007 at 00:58
sip sip,,keren keren…….
btw slm kenal dlu,,gw jg mahasiswa yg menuntut ilmu d swtu univrstas di kota kembang bandung,,
bener kt se2org d atas,,jd entrepreneur th,qt kudu pny modal dlu….
ya modal duit kek,,ya modal pengalaman,,ya modall partner jg….
jd kt gw mah qt kul yg bnr dlu+cr pengalaman+di suruh2 dlu(tp ntr mh gk ush nurut lg z,hee ,qt z yg nyuruh2)+cr tmn2 yg byk bgd jg,,dlll pkonya….
buktiin klo qt bs bediri,bs jd org..bs jd entrepreneur!!!!!amin
October 8, 2007 at 10:58
in dis laif,kita akan selalu harus take a risk, like a baby!! kita belajar jalan; resiko jatuh, tapi kita akan selalu mempunyai petunjuk baru agar tak jatuh lagi di langkah berikutnya. kita diem aja; mungkin kita gak kan jatuh, tapi kita membuang sebuah peluang besar untuk bisa berjalan even berlari kencang.pada akhirnya saat sang bayi memutuskan untuk tinggal dalam rasa “amannya”, one day ia akan realize bahwa tak pernah ada sesuatau yang benar2 aman. IA LUMPUHHHH!!!!
October 10, 2007 at 11:28
@odop
mau tanggepin nih…sebenernya kalo Entrepreneur itu ngak usah bahkan ngak perlu sekolah yang bae dapet nilai yang cihuy ato cari pengalaman dulu.. apalagi jadi karyawan dulu.. seperti kata Om Bob sadino “Jadi Entrepreneur cuma butuh modal intangible” truz ” tinggal nyemplung aja” bahkan orang yang sekolah cenderung ” ngak bakal jadi Entrepreneur” karena the way of thinking itu
Arham
http://road-entrepreneur.com
coba baca
http://road-entrepreneur.com/?p=19
October 25, 2007 at 17:41
wah salut juga.. tapi yang jelas kalau mau jadi enterpreneur harus siap…
siap di cap orang gila…
oleh kelurga kita
kakak kita
tetangga kita
and teman2 kita
yang jelas aku salut
November 3, 2007 at 09:45
tetep enakan dapat warisan dari nenek moyang *kalo ada*.
December 13, 2007 at 17:51
mas… mas..
aku sangat ngedukung sampeyan, lha wong aku sendiri juga jadi entrepreneur ketika masih kuliah dulu, tahu gak hasilnya sekarang
he… he….
aku gagal total,
tapi gak pa pa mas, wong namanya usaha..
sekarang pun masih punya usaha, walaupun kecil yang penting berkah lah, siap tahu punya honda jazz tahun depan….
December 15, 2007 at 09:04
kalau mau belajar jadi pengusaha jangan ambil yang beresiko dulu dong. ada kok solusinya, sampian bisa buka tuh http://www.mitra-keluarga.com
February 3, 2008 at 07:58
Thanks for sharing
February 11, 2008 at 00:05
I’d prefer reading in my native language, because my knowledge of your languange is no so well. But it was interesting! Look for some my links:
March 12, 2008 at 23:03
ikutan dunk…..
salut untuk semuanya, untuk jadi pengusaha butuh ketekunan dan mental baja, gw pernah bangkrut sampe tiga kali dan makan selama sebulan cuma sama nasi + sambel kacang doang saking ga punya duit, tapi dasar hati kecil ga bisa di boongin sampai skripsipun gw tinggalin demi menjadi pengusaha, dari nol ga ada duit gw bangun usaha alhamdulillah skrg gw bisa hidup, menikah, punya anak yang lucu, dan mudah2an ke dpn gw bisa beli honda jaz cashhhh….
jangan tunggu kesempatan lari, modal bisa dicari yang penting BODOL=Berani menggunakan modal orang lain, ingat tak ada orang yang mati karena hutang.
March 31, 2008 at 11:35
Seua telah dijaga oleh Allah dalam tataran keseimbangan. Ada yang kaya ada yang miskin ada yang setengah kaya ada yang setengah miskin. Bukan menjadi kaya tujuan hidup meskipun tidak salah tetapi bersyukur dan merasa cukup adalah yang utama agar tidak serakah
April 13, 2008 at 21:08
Saat ini menarik tulisanmu, Mas Rendy Maul
Yang nulis di blog, yang mbaca & yang ngomentari… 90% ato bahkan 100% blom jadi enterpreneur yang berhasil atau bahkan blom apa2..
baru sebatas punya hasrat & keinginan, mimpi ato apalah namanya..
semuanya berawal dari niat, keinginan & mimpi ..
Smoga ada diantara yang brada di komunitas ini berhasil jadi entrepeneur.. cuma jangan hanya sebatas honda jazz.. yang lebih heroik & keren dunk…
Good Luck !!!!!!!!!!!
April 13, 2008 at 21:16
Klo ada yang sdh berkecimpung dengan garmen & konveksi, plz send email to me..
Tks
April 28, 2008 at 12:12
hihihieeeeee….
entrepreneur tu menurut gw pribadi rumit banget dan sangat beresiko….tapi mengingat hasilnya yang luar biasa (9 dari orang terkaya di dunia adalah entrepreneur) gua akan ambil resiko itu,,,,,lagian kalo bukan kita yang nolong para pengangguran di indonesia siapa lagi,,truzz yg mw kerja jadi karyawan, pilih perusahaan yang bener, jangan jadi budak kapitalis…..
May 11, 2008 at 23:52
RncanaQ:
1. Lulus Umur 22
2. KErja = Ngumpulin MOdal.
3. Umur 25 = Modal UDa Dpt..trus Usaha…
4. Kawiiinnnn Bulan May…May Be yes.. May Be no
Aq lebih Milih cari Modal Sendiri…
May 17, 2008 at 23:45
Hidup Entrepreneur!
June 8, 2008 at 09:24
Salam sukses semua
walaupun tulisannya udah berumur setahun tapi saya baru baca, dan menurut saya sangat bagus dan membangun(ambil positifnya ajadeh) memang kita harus mengubah pola pikir mengenai cara memperoleh penghasilan.
sebuah perbandingan yang sangat jelas jika seseorang yang berpikir mandiri(intreprenuer) dibanding dengan seorang yang menunggu pekerjaan yang akan dilakukan.
tentunya itu membutuhkan kekuatan dalam menghadapi berbagai masalah yang memang akan menunggu tapi yang pasti untuk ditaklukkan, saya rasa itu sebuah proses/seni menjalani sebuah usaha
beranilah mengatasi masalah, karena bagaimanapun juga masalah akan tetap ada, bahkan jika tidak ada masalah merupakan masalah jugakan.
Buat Rendy terima kasih tulisannya,
salam sukses selalu
chaerul
June 12, 2008 at 10:58
tidak semua bermental jadi pengusaha.begitulah tuhan menciptakan kehidupan biar berputar.bisa dibayangkan kalo semua jadi pengusaha,kehidupan akan mandeg.kalo jadi pekerja harus profesional apalagi jadi pengusaha.ok
July 12, 2008 at 07:33
untuk tau cara nya menjadi seorang entrepreneur saya bahas di blog saya
July 12, 2008 at 16:45
hahahahah,,,,
entrepreneurs
July 24, 2008 at 00:48
Nebeng nimbrung ya.
Teman gua lulus gajinya hampir 10 juta (jaman dulu tuh). Terus konon kabarnya jadi dua kali lipat dalam 2 tahun. Jadi nggak usah ngomong Honda Jazz, beli apartemen Aston Kuningan aja dia nggak nunggu lama-lama. Kerja tuh.
Seangkatan adalah belasan yang usaha. Hampir semuanya bubar. Sederhana aja, setelah beberapa tahun beli Honda Supra Fit juga masih susah.
Maksud gua sih ya, kalau mau melakukan sesuatu jangan karena motivasinya duit. Nggak akan beres tuh.
Juga jangan kira pengusaha nggak akan disuruh-suruh orang. Salah besar tuh…
Terus biarin ajalah yang mau kerja. Yang penting kan sesuai dengan hati. Coba dipikir, kalau semuanya mau usaha, susah juga loe. Siapa yang kerja sama kita?
July 29, 2008 at 20:25
yup.. entrepreneur tuh bukan cuma karena motivasinya duit, tapi emang jiwanya udah gitu. Dulu sih, gw juga pingin jadi pengusaha kaya bokap, tapi sekarang keadaan lagi berbalik 180 derajat !! Perusahaan bokap lagi rugi. Sekarang semuanya serba pas-pas an…
Trus dari ilustrasi lu di atas, kayaknya tuh karyawan bego amat, masak selama2nya digaji 3 juta doank. Kalo tuh karyawan pinter, dalam beberapa tahun ia kan bisa digaji tinggi. Zaman gini, karyawan pinter tuh bisa digaji puluhan juta per bulan loh…
August 5, 2008 at 13:47
mas Ren gua pingin jadi entrepreneur coz gua gk seneng kerjaan sekrg n 9i bimbang mw keluar ato gk. Klo bisnis part time gua bingung soalny udh gk betah lagi jd pegawai djp, aturannya ketat trus pake maen pindahin org segala entah di kota besar(Alhamdulillah) or daerah terpencil(waduh) atawa Aceh & Papua(sorry aja no way). maybe mas Ren bs bantu ngsh srn, motivasi, ato trik - trik bisnis
August 10, 2008 at 16:18
mas ren, salam kenal yaw…
wah saya masi bimbang nie, antara maw jadi enterprebeur ato jadi musisi…
coz saya seneng sama kedua bidang ini.
di satu sisi orang tua nuntut bwt jd karyawan + enterpreneur tur di satu pihak saya jg pengen wujudin cita2 musisi saya!
saya juga punya keinginan bwt menjadi seorang enterprenuer.
kalo bole, saya minta solusinya mas…
apa lagi tahun depan saya t udah mulai niggalin kampus “lulus”
gmana nie mas?
September 10, 2008 at 10:54
teman-teman, kita dari mahasiswa Universitas Surabaya akan mengadakan lomba entrepreneur untuk mahasiswa se-Indonesia, yang namanya Ubaya National Innovation Challenge (UNIC). Buat teman-teman yang tertarik ikut lomba ini dapat mengunjungi dan mendaftar langsung lewat website kami di http://www.unic-ubaya.com.
salam entrepreneur
Thx^o^
September 16, 2008 at 10:12
It looks to be an great post but it would look more awesome if i you have written this in english language. Anyhow thanks for the information.
September 16, 2008 at 16:58
Bravooo… saya salut dengan artikel anda, tapi ada beberapa pertanyaan realistis untuk maslah entrprenur
1. Bagaimana bisa menjadi entrepreneur sukses jika anya bermodal semangat dimana di negara ini semangat tidak bisa menjadi modal cukup untuk mendapatkan pinjaman dari bank, lantas bagaimana menurut anda
2. Apakah mudah untuk mengubah pola pikir dan mental dari rakyat indonesia yang sudah ter-mindset untuk menjadi pekerja ketimbang entrepreneur?
3. Terakhir,, untuk SEDIKIT realistis berapa jumlah orang yang mencoba go entrepreneur dan berapa ynng sukses,,
thx
October 12, 2008 at 20:11
Dear All,,
I just Want to Share,,
If gw,, ngeliat permasalahn ini dari 2 sisi yang berbeda,,be Entrepreneur but still an employee,,Kok bisa?!! as lulusan kuliah tentu kita harus bisa berfikir lebih maju Dong,,percuma kan kuliah 3,5 Thn cuma kayak beli ijasah doang,,buat apa tu cape2 Skripsi and Kuliah….
Just for Case,,and this is real,,gw cuma mau sharing aja sama temen2,,gak da maksud tuk ria apalagi Sombong..
Gw seorang entreprenuer but still an employee,,How Come ?! Gw fresh graduate Angkatan 2003 lulus desember 2006 gak lama nganggur gw kerja di salah satu Bank pemerintah alhamdulilah gw baru diangkat jadi karyawan tetap and dapet gaji THP 3,5 Jt/Bln..Gw sadar dalam kondisi yang serba mahal kayak gini hidup dijakarta dengan gaji segitu bisa dibilang pas pasan juga,,akhirnya gw beraniin diri tuk buka usaha Ayam bakar,,
Awalnya gw juga bingung gimana gw bisa memanage Usaha gw tapi gw juga kerja,,But itulah tantangan,,One Key “Management” yup dengan kemampuan kita tuk memanage usaha kita gak perlu secara langsung terjun ke lapangan,,
Gw mulai dari ngontrak satu Otlet,,And know sekarang gw udah punya 3 Outlet,,dari setiap outlet gw bisa untung bersih 3 Juta ya,,tinggal dikali aja ya,,He2- Kuncinya cuma dua! Cita Rasa!! itu yang buat usaha gw maju,,resep asli dari Nyokap gw yang tercinta..I love u Mom..and how to manage our business Tapi kenapa gw juga masih kerja! banyak temen2 gw bilang mendingan gw berenti..orang penghasilan gw sekarang udah sama with my Bos,,but u know what if i do that it will be a big mistake!! why
1. Dengan masih kerja gw jadi banyak relasi tuk bisnis
2. Dengan status gw yang tetap gw bisa pinjem duit ke bank
tuk expansi bisnis gw dengan buka outlet baru,,
3. Dengan banyak silaturahmi dengan beberapa kolega kerja gw
gw bisa dapet peluang2 baru untuk diversifikasi usaha
4. Pendidikan dan pelatihan about management gw bisa dapet
secara gratis dari kantor,,if bayar sendiri Mahal Bo..!
5. Dengan status gw yang masih staf,,gw belajar banyak dari
bos2 gw gimana seharusnya memimpin bawahan,,yang secara
langsung gw praktekin ke management usaha Gw..
6. Gw jadi punya banyak temen and link ke beberapa Prshn
7. Dengan kerja Gw bisa dapet data2 dengan mudah untuk
tugas2 S2 gw,,and gw bisa jadiin tempat gw kerja sebagai
objek dari Tesis gw nanti..
So,,,Tuk jadi entrepreneur bukan berarti kita juga gak jadi bisa jadi orang kantoran,,and sebaliknya jadi orang kantoran bukan berarti gak bisa jadi Entreprenuer,,,Kita harus liat dua sisi pilihan tersebut sebagai Tantangan! and gimana cara kita menaklukan Tantangan Itu!!
Cita-cita gw, gw mau punya tempat restoran gw Sendiri..if hal itu kesampean Gw bakal traktir temen2 semua De,,di Pembukaan perdana restoran Gw,,Tunggu tanggal Mainnya aja ya..
And Belive it or not usia gw, Gw Baru 23 Tahun..
SALAM SUKSES!!
October 29, 2008 at 11:23
Mmmmmh, I’m agree with U’re opinion…….
Emang enak sich,lok jadi entrepreneur sejati….
udah ga ada yg merintah,kerjanya pintar+hasilnya isa melimpah…..
Hidup ENTREPRENEUR,,,
Go, FreeDoM……!!!!!!