March 17th, 2007

Menteri Pariwisata Malaysia adalah Pembohong

Boleh dong gw nulis demikian

dikutip dari mediabasbang

Menteri Pariwisata Malaysia Datuk Seri Tengku Adnan Tengku Mansor mengatakan bahwa apa yang ditulis seorang wartawati Indonesia dalam blog-nya adalah bohong.

Kontroversi akibat pernyataan Tengku Adnan, menurut Nila telah berlangsung sejak minggu lalu. Banyak blog yang menulis tentang pernyataan Tengku Adnan yang mengatakan “semua blogger adalah pembohong, dari 10 ribu blogger pengangguran, 8 ribu di antaranya adalah wanita.”

“Baru kemarin Tengku Adnan mengklarifikasi bahwa yang dia maksud adalah blogger Indonesia,” Nila berujar.

Lihat, siapa yang berbohong ???

Mayoritas Blogger menulis dengan jujur, baik itu dari salah satu sisi permasalahan, maupun banyak sisi permasalahan, bisa jadi tulisan tulisan tersebut terpengaruh subyektivitasnya oleh kondisi personal sang penulis tersebut, tetapi biasanya hal tersebut bisa dieliminir dengan pengaminan dan kedewasaan dari pembacanya.

Jika Menteri Pariwisata Malaysia menuduh Blogger Indonesia demikian, berarti memang benar, Menteri Pariwisata Malaysia adalah Pembohong yang melakukan kebohongan Publik dengan menuduh lebih dari 10.000 Blogger Indonesia sebagai Pembohong.

Entah ini merupakan Olok-olok ataupun memang kesungguhan yang disengaja dihembuskan oleh beliau.

Kasus Nila Tanzil ini merupakan salah satu bukti dari kekuatan Blog sebagai media yang bisa menjelaskan keadaan yang tidak tercakup oleh media massa, kondisi demikian biasanya digambarkan menurut pandangan pribadi.

Ngeledek Blogger ?

Go to Sea dech!

17 Responses to “Menteri Pariwisata Malaysia adalah Pembohong”

  1. 1
    Thomas Arie Says:

    Sambil menyanyi lagu Trio Libels jaman baheula gak ini? hehehe…

    “Bohong… kamu tukang bohong…”

  2. 2
    cahyo Says:

    sudah ke berapakali datuk2 di malaysia melecehkan orang indonesia? pelanggaran wilayah aja belum cukup ya..:-(

  3. 3
    astrid Says:

    nih menteri pariwisata malaysia gelagatnya udah jadi mirip ama mas roy aja…

    main sebut angka..

    main tuding…

  4. 4
    yudiwbs Says:

    Saya pikir pejabat di Malaysia masih mirip seperti pejabat di Indonesia jaman orde baru (tapi tidak terlalu banyak korupsi). Gayanya mirip raja-raja jaman dulu. Tidak pernah salah dan tidak mau dikritik. Kebebasan pers disana juga tidak sebagus di Indonesia. Bayangkan acara seperti “Republik Mimpi”, bisa tidak tayangan itu seperti itu di Malaysia atau Singapura?

    IMO, dari sisi demokrasi, kebebasan pers, kita masih lebih bagus di bandingkan negara-negara ASEAN. “Tinggal” ngurusin KKN-nya saja hihi.

  5. 5
    rasyid Says:

    Songgong tuh menteri…!!!

  6. 6
    dian Says:

    ****Sambil menyanyi lagu Trio Libels jaman baheula gak ini? hehehe…

    “Bohong… kamu tukang bohong…” ******

    husssh itu lagunya deddy dukun ama dian pramana putra hikhik

  7. 7
    radityo Says:

    rumahnya pak menteri itu wuiih megahnya, dan pernah diliput sebuah infotainment. pasalnya, si istri adalah mantan artis panas indonesia.
    anaknya juga banyak dan gendut-gendut sepertinya babenya. kebanyakan makan kali ya?

  8. 8
    biho Says:

    nah ini baru syah bin resmi menggunjing orang yang bukan Blogger.
    tapi cobalah kamu sesekali menggunjing tentang si Blogger itu sendiri, jagat Blogosphere gonjang-ganjing lagi nggak ya?

  9. 9
    Prio Says:

    Emang benar kalau dipikir – pikir pejabat di Malaysia masih mirip seperti pejabat di Indonesia jaman orde baru (tapi tidak terlalu banyak korupsi). Gayanya mirip raja-raja jaman dulu. Tidak pernah salah dan tidak mau dikritik. Kebebasan pers disana juga tidak sebagus di Indonesia. Bayangkan acara seperti “Republik Mimpi”, bisa gak di Malaysia atau Singapura ditayangin?

    IMO, dari sisi demokrasi, kebebasan pers, kita masih lebih bagus di bandingkan negara-negara ASEAN. “Tinggal” ngurusin KKN-nya saja hihi.

    Sudah ke berapakali datuk2 di malaysia melecehkan orang indonesia? pelanggaran wilayah aja belum cukup ya.Pulau Simpadan & Ligitan yang diakuinya.Ilegal Loging pelakunya juga Cukong2 Malaysia,Bandar Narkoba juga Malaysia.Sekarang malah mengakui kebudayaan asli Indonesia yaitu Reog & Lagu Rasa Sayange.:-(

    BENAR-BENAR GAK TAU MALU

    Sambil menyanyi lagunya deddy dukun ama dian pramana putra jaman baheula :

    “Bohong… kamu tukang bohong…”

  10. 10
    way Says:

    seEnaknya aja malay!!!

    tarik aja kbri di sana, malay apa untungnya buat indonesia????????????????????????????????

    jauhin aja malay, kaya gak punya negara shabat lagi aja…
    eh, apaan shabat!???!!

    fxxk!!!

    goblok malaysiaaaaaaaah

  11. 11
    iwa Says:

    udahlah, gak usah dipikirin,gak ada untungnya, besok kalo gw jadi presiden, kita sama-sama gempur kerajaan malaysia, negara kecil gitu belagu, gak tau apa indonesia yang segede ini? sekali maju. abis tuh malaysia.
    ya kan coy?

  12. 12
    bagong Says:

    tarian pendet asli bali diambil oleh mala-sia2 untuk promosi pariwisata mereka sungguh sangat tidak punya rasa malu, tidak punya etika dan cenderung mencoba memprovokasi kita bangsa Indonesia. mala-sia sering berbuat seperti ini, apakah mereka sengaja memancingkita berpeang… AYO! kita lawan…

  13. 13
    bagong Says:

    sudah saatnya mala-sia diberi pelajaran….

  14. 14
    WONG PALEMBANG Says:

    MAJU TERUS INDONESIA…JGN MAU DI INJAK2 MALAYSIA YANG KECIL ITU. AYO SEMUA BANGKIT SAATNYA RASA NAIONALISME KITA DIUJI.GANYANG MALAYSIA.

  15. 15
    BANG INDO Says:

    MERDEKA……MERDEKA……MERDEKA……, MALAYSIA NEGARA COPY PASTE. NGGAK PUNYA HARGA DIRI DAN RASA MALU JADIKAN SAJA PROVINSI KE 38 INDONESIA. SEKALI LAGI MERDEKA. FILOSOFI SAPU LIDI ; BERSATU KITA TEGUH BERCERAI KITA BERANTAKAN. AYO KITA GALANG PERSATUAN PEMUDA SE INDONESIA GANYANG TUH NEGARA MALING-SIA. OKE

  16. 16
    TATA Says:

    MALAYSIA, MALING YANG G KREATIF!!!!!!!!!!

  17. 17
    combor Says:

    malaysia jancox . . .

    cuma bis meniru copy my style .

    jancox semua orang malaysia

Leave a Reply