December 11th, 2006

Pakai XL 3G, di Bandung

Terhitung kamis, 7 Desember 2006 saya resmi menjadi pelanggan layanan Xplor dari XL.
Ibu saya bertanya, “KAMU MAU NAMBAH HAPE 1 LAGI ?”
Tidak, saya hanya menggunakan layanan ini untuk internet :D menambah fitur dari Notebook menjadi perangkat sms, dan telepon.

Pada awalnya saya sangat ingin menggunakan Speedy, terlebih setelah dipanas-panasi oleh Kuncoro. Tetapi sayangnya saat hendak mengajukan aplikasi speedy, saya terbentur dengan harus memasang nomor telepon baru (karena tidak diizinkan menggunakan line yang sudah ada oleh Ibu Kost) dan pengajuan itu membutuhkan waktu minimal 2 minggu, dan bisa lebih lama lagi jika line di daerah saya tidak tersedia.

Oh tidak, saya harus bagaimana ?
Untung saya ingat ada penawaran dari Adiguna yang bekerja di XL, dia bilang bahwa XL sedang ada promo dan bisa membeli modem 3G dengan harga murah.


Modem ZTE XL

Pada awalnya saya salah setting, karena mengikuti setting default dari XL, yakni WCDMA Preffered, selama 2 hari saya terlunta-lunta menggunakan jaringan 2G (GPRS Biasa) dengan kecepatan maksimum hanya 10Kbps stabil di 2Kbps (Lama-lama saya jadi jemaah Raja Fakir Bandwidth) Setelah komplen sana-sini ke 818, dibantu oleh Adiguna, akhirnya saya dilayani oleh CS yang pintar dan meminta saya untuk mengecek settingan, apakah sudah ke mode WCDMA only ?

Thanks, CS 818 yang pintar telah membantu saya, thanks juga buat Adiguna (Togay). Tidak seperti CS yang ada di counter XL Center Martadinata Bandung, cantik, manis, tapi itu loh pliss rada lemot dan rada jablay karena setelah meladeni saya ia cipika cipiki dengan cowok jelek yang datang kesana, entah itu siapa, cuih :D ini fotonya, tp sayang dia menutupi wajahnya.

CS XL Martadinata

Ok, lupakan tentang CS itu :p , kita bahas dari sisi teknologi dan segi bisnisnya.

Ini merupakan Bisnis besar, karena persaingan yang terjadi cukup ketat, antara XL, Indosat, Telkomsel, Mobile-8, Bakrie Telecom, Telkom Flexi, penyedia jasa layanan Internet Mobile, masing-masing dibackup oleh koneksi internet yang baik (tergantung situasi dan kondisi)

Dahulu saya adalah pelanggan Mobile-8, menggunakan VPN dari CBN dan di attach ke Handphone Nokia 6585 butut milik saya. Sayangnya layanan ini cukup jelek di daerah tempat tinggal saya, terlebih banyaknya motor 2 Tak yang suara mesinnya amat mengganggu transmisi data dari modem HP ke BTS mereka.

Tentunya setelah saya bertahun-tahun menjadi pelanggan mereka, tetap tidak ada perubahan berarti dan rasanya capek juga komplain kepada mereka dan tidak ditanggapi dengan serius. OK saya menyimpan account CBN-VPN saya dan hanya dipakai disaat terpaksa.

Lalu saya hendak beralih ke layanan Cyber Colony Quasar, sialnya mereka tidak bisa menyediakan IP public untuk saya dan ketika saya minta mereka untuk membuka port tertentu, tidak diizinkan, akhirnya tidak jadi.

Speedy ? Oh, tentu saja, keluarga saya pelanggan speedy. Ayah saya pun sekarang rajin membaca blog ini setelah dirinya kenal Internet. Tetapi saya tidak jadi pasang speedy, bukan karena alasan Kusmayanto Kadiman kecewa terhadap Speedy, atau speedy putus-putus, ah itu soal kecil, ada Kuncoro CS yang bisa saya komplen :p. Tetapi alasan diatas yang saya sebutkan di awal postingan ini, dan berapa lama saya berada di Kostan… Lebih dari 15 jam sehari saya berada diluar tempat Tinggal saya, sayang bukan?

Telkomsel? Indosat? saya ngga punya HP 3G, maklum, punya ponsel bukan buat gaya-gayaan tapi buat dagang, cukup yang berfitur email 1 saja, sisanya buat telepon dan sms murah. Belum nemu modem 3G dengan harga yang cocok dengan kantong, kecuali dari XL, cari yang murah meriah saja lah dulu, biar cepat BEP :P

Kecepatan yang saya peroleh, maksimum 230Kbps, stabil di 60Kbps cukup cepat daripada menggunakan CDMA 2000x nya Fren, meski tidak terlalu stabil, kadang saya harus disconect dan reconnect, tetapi harga sekitar Rp.200 untuk 1 MB nya termasuk murah.

Untuk CDMA EVDO, konon bisa sampai 2 Mbps, tetapi untuk Bandung baru tersedia di Holiday Inn saja, dan harga modemnya sekitar 2,3 Juta, wow.. 2Mbps ini hanya sampai Fren saja, keluarnya kita tidak tahu.

Bagaimana dengan anda ? apakah masih menggunakan cara konvensional dengan cara modem dialup Telkom?

Sekedar Nostalgia, anda bisa membeli CD T-Five, play lagu dengan judul mIRC :D ada suara modem ketika mendial line telepon dibagian Intronya :p

Ohya, Nebeng koneksi internet kantor adalah solusi termurah dibanding menggunakan isp manapun :p FOTE!!!!!

Need A Web Hosting?

Click Here!

Advertise Here!

48 Responses to “Pakai XL 3G, di Bandung”

Pages: [1] 2 »

  1. 1
    Hendy Irawan Says:

    Wah repot banget ya nyari internet di indonesia :-(

    Bahkan menteri saja kecewa, hahahah :-P

  2. 2
    preaxz Says:

    worthed nggak? kalo saya migrasi dari CDMA *1 ke XL-3G?

    ah … nunggu Indosat 3G aja ah … heheh…

  3. 3
    Budi Rahardjo Says:

    Saya juga lagu mau pakai 3G-nya XL untuk akses internet. Karena hape saya gak bisa 3G (kalau hape istri saya bisa), terpaksa hari ini beli hape 3G. he he he. (alasan…)
    Nah, sekarang masih bingung setingannya. Pokoknya mau ber-3G ah…

  4. 4
    ricky Says:

    ren.. pake HP nya merk apa..? soalnya mau tau yg stabil di 3G type apaan…

  5. 5
    sharivan Says:

    dan rada jablay karena setelah meladeni saya ia cipika cipiki dengan cowok jelek yang datang kesana, entah itu siapa, cuih

    lo iri pengen di cipikika cowonya?

  6. 6
    rendy Says:

    @hendy, iya repot
    @preaxz. worthed laaa
    @BR, beli modem aja pak, saya sendiri ngga punya bajet buat beli hp 3G
    @ricky, saya ngga pake hape, pake modem
    @fidrik, semua juga tau kalo elu hmk!!!

  7. 7
    finkz Says:

    enak pke kabel.. heehehe

  8. 8
    Affan Says:

    Gua kalo lagi remote di jakarta masih setia pake TLKM-instan sejak modem card cdma gua kukut. Selama masih banyak di Bandung, gua kayaknya masih lebih banyak pake fast ethernet ;)

Pages: [1] 2 »

Leave a Reply

Improve the web with Nofollow Reciprocity.