August 6th, 2006

61 Tahun Silam

Kejahatan perang yang Kejam dilakukan Oleh Amerika Serikat di Hiroshima

9 Responses to “61 Tahun Silam”

botaks says:
August 6th, 2006 at 8:49 am

Perang memang kejam. Kalau tidak ada bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, mungkin sampai sekarang Indonesia tidak pernah merdeka. Dan mungkin sejarah akan menyaksikan massacre massacre lain selain Nanking Massacre. Bagi Korea atau China, Amerika adalah pahlawan yang menyelamatkan mereka dari kekejaman dan kejahatan Jepang. Dalam perang memang sulit mengatakan siapa yang jahat. Hukum yang berlaku, pemenang perang adalah orang baik.

rendy says:
August 6th, 2006 at 12:45 pm

wha… mulai menarik neh…

hayo.. yang laen komentar disini, om nadat ?

*duduk manis*

oón says:
August 6th, 2006 at 1:03 pm

hiks…mikirin chaos-nya dunia, gak abis²
*mhao chasting shaja ah

Seno says:
August 6th, 2006 at 2:03 pm

Tanggal 8 dan 15 agustus kan? Bukan 6 Agustus kan?

willy says:
August 7th, 2006 at 1:58 am

Yah sekarang indonesia yang lagi di bom!
Dibom ama majalah PLAYBOYYY

no_name says:
August 7th, 2006 at 10:54 am

Bukane tgl 6 Agustus dan 8 Agustus Sen…

Fernando says:
August 7th, 2006 at 11:39 am

perang dan cinta akan selalu berjalan beriringan.

romadhoni says:
August 7th, 2006 at 2:03 pm

Perang itu sesuatu yang dibenci, tapi karena terkadang perang harus dilakukan untuk mempertahankan dan memperjuangkan sesuatu.

Irwan says:
August 13th, 2006 at 6:21 am

Apa indonesia 61 tahun yang lalu bisa proklamasi karena memperoleh “kesempatan dalam kesempitan” ya?
*masih blom ngeh…*

Leave a Reply