Sesuai dengan Judul, sampai saat ini saya masih menunggu kehadiran Majalah Playboy Indonesia Edisi ke-3, konon majalah ini telah terbit minggu kemarin, begitu selentingan yang saya dapatkan di beberapa milis.
Pagi ini saya pun ditanya sama Pak Deddy, karena saya biasanya di gedung ini yang sering membawa kabar “aktual” seperti ini. Kontan saya jawab, “Wah saya belum dapat pak, nanti siang saya cari” Mencari dimana ya ? di tukang koran langganan saya sepertinya tidak ada. Beberapa ketakutan atas sweeping dan teror dari sebagian pihak menghantui orang-orang yang berjualan Majalah ini.
Entah sampai kapan orang indonesia mau tidak memandang sebuah permasalahan dari satu sudut pandang saja, yang jelas beberapa komentar dari postingan saya terdahulu mengenai playboy Indonesia yang menuai banyak sekali kritik dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang ingin memecah-belah persatuan Bangsa Indonesia.
Mengapa banyak sekali orang yang tidak mengerti mengenai Brand, mengkritik sebuah Brand ? mengapa pula orang yang tidak ngeblog tahu-tahu menulis buku tentang blog ? Lucunya beberapa orang yang tidak tahu ataupun tidak pernah membaca mengenai majalah ini malah mengkritik habis-habisan.
Di sebuah milis yang saya ikuti, pada saat pendaftarannya diminta untuk memberikan kesan pesan mengenai milis itu. Jawaban saya sangat sederhana, “Saya belum pernah mengikuti milis ini, jadi agaknya kurang pantas untuk memberikan komentar mengenai milis ini”. Begitulah kira-kira.



July 17, 2006 at 11:32
beda pendapat boleh saja tapi hindari kekerasan kalau tidak setuju ya jangan beli jangan baca . Gitu saja kok repot
July 17, 2006 at 11:36
July 17, 2006 at 11:39
aku bukan preman tapi mencari makan dengan berdemo
July 17, 2006 at 12:34
ha ha ha ha……
aku mending diem aja deh, ngga tau soale mana yang bener mana yang salah….
July 17, 2006 at 13:49
kalau postingan anda begitu yang bicara bahwa kami “sok tahu” berarti besok apabila playboy keluar dari jalur moral,budaya dan agama yang ada pada saat keadaan tenang dan masyarakat bisa menerima berarti anda bertanggung jawab atas ke “sok tahuan” anda bahwa anda tahu bahwa playboy biasa2 saja….(dan atas kerusakan moral lainnya)
“kenapa mesti pake nama playboy yang brand image diluar nya porno, dari sini saja terlihat memancing di air yang keruh, lagi pula dengan mengusung nama playboy tetapi isinya diluar konteks playboy yang biasanya, sama saja menghina kebesaran nama playboy, heh…. bekankah ini sama saja menunggu bom waktu meledak…..?” dimana ke “ilmiahan” anda waktu kuliah….. teliti dan selidiki dulu donk…. jangan asal bicara.
July 17, 2006 at 14:50
mas teko, bangsa ini sudah rusak moralnya dari dulu, ada yang mengaku haji dan seorang artis tapi kerjaannya menghujat orang lain dan kawin melulu, jika berbicara soal moral, terlalu banyak variabel yang tidak bisa diukur.
jika anda berkata seperti itu, saya juga bisa dunk, berkata bahwa anda harus bertanggung jawab karena orang luar negeri takut untuk menanamkan investasinya di indonesia, karena peristiwa pemboman dan penteroran dari pihak anda. krisis ekonomi yang berkepanjangan dan kering kerontang ini juga tanggung jawab anda, sampai sampai banyak orang bunuh diri, jual diri itu juga bagian dari tanggung jawab anda.
begitu kan ? mudah kan dalam berkata ? silakan anda teliti terlebih dahulu,
maaf saya sudah janji untuk tidak menanggapi komentar anonymous! ini terakhir!
July 17, 2006 at 15:03
Halo
siapa yang mo traktir gw makan2 kalo nantinya playboy indo bakalan nampilin cewe telanjang juga
kalo udah monyet tetep monyet aja
mo didandanin kaya einstein tetep aja monyet
ya brandnya cewe telanjang pasti bakalan kembali ke habitatnya aneh kalo nggak ada cewe telanjang lagee
orang yang beli mungkin nafsunya belum tersalurkan betul2 ke hal2 yg positif masih cari yg begituan
kacian deh lo
maju terus FPI
anjing menggonggong kafilah berlalu
siiiikaaaaaattttttt playboy
July 17, 2006 at 17:13
ah, apa bagusnya sih playboy indonesia? cuma laku gara2 heboh doang. gak jauh beda sama infotainmen & sinetron tv. kualitas minim, tapi gara2 over expose, jadi laku juga.
kalau mau cari majalah bagus & berkelas, gua sarankan ‘national geographic indonesia’.
July 17, 2006 at 18:34
Kenapa sih sampai nyari2 majalah playboy? Niat anda beli playboy bukan untuk liat gambar gituan? Lantas apa yang anda cari dari Playboy? Artikel percikan iman?
Playboy telanjang ga telanjang tetep brand porno. Terbit di indonesia itu kemenangan besar bagi playboy.
Dan yang bikin sedih yang belain adalah orang yang sekolah di sekolah “ternama dan muahaaal”
July 17, 2006 at 23:11
karna banyak pihak2 yg bikin Indonesia itu nggak lebih dari sekelompok hypocrite….
baca koran2 luar ttg Playboy diIndonesia,denger news diTv,denger obrolan turis dipesawat ttg reaksi Indonesia soal ginian..
oh man… jadi malu,aku cinta jadi Org Indonesia..tapi sering malu ngaku dari Indonesia karna bentuk anarkis dan childish kita ditipi..
Andara dipanggil polisi dituduh pornoaksi…
kaya’ nggak ada kasus yg lebih penting aja….
urus secara serius tuh manusia2 bejat yg nggak bermoral tapi beragama eh kerjaannya jual dan nyulik bayi,..(dan beribu kasus kejahatan moral lainnya)
inih..ngurusin moral wanita yg berpakaian mini…
kenapa sih kita sesama saling hujat menghujat karna beda pendapat??
kita nggak pernah maju karna perang saudara tak resmi kaya gini terus kali ye….
mentalnya Indonesian begini….
Ehm,hanya karna masalah wanita dan busananya dan Playboy…
(cuman numpang ngeluarin uneg2…abis udh berjanji nggak mau ngeblog lagi..)
July 18, 2006 at 02:24
Hore…akhirnya terbit juga edisi ke 3 dgn artikel keren tentang neolib dari george aditjondro…julie estelee i luv that…miss july nylaa…keren deh…cptn beli keburu abis di sergap…hehehe
July 18, 2006 at 09:57
Wah, bakalan rame lagi nih kasusnya… Ntar bakalan banyak lagi artis yang dilaporin ke polisi….
July 18, 2006 at 13:01
Yang ketiga udah dari kapan hari kali terbit. Bagus kok isinya, especially about singularity and what the future holds for humanity, artikelnya keren!
Nyssa-nya juga pantes jadi Miss July ;-P. Jullie Estelle tuh masih SMA kan? Gila ya, Playboy modelnya masih dibawah 20 taunan gini. Si Jullie, trus yang lalu ada si Joanna, dan yang jadi Miss July juga masih 19.
Ck ck ck…
July 18, 2006 at 13:14
yoi kar.. yang gw ga setuju dari playboy cuman dia memakai model yang umurnya kurang dari 21 tahun…
smaleman gw baca artikel di majalah ini, sampe gw ngantuk..
terbit hari jumat, gw baru kemarin siang dapet, gara2 ngedon di kampus molo…
July 18, 2006 at 15:48
akhirnya priyadi bicara……
setuju!! atas usul mas, lebih baik baca documentary budaya indonesia yang banyak tak terjamah daripada membaca bacaan yang tidak bermutu (bacaan mengurusi orang)
kapan kita mau menggali kekayaan budaya indonesia sebelum orang luar yang lebih dulu…..
#6 saya selalu mengaku menyutujui tindakan yang dapat menjadi shock therapy walaupun itu bentuknya seperti terorisme…. karena perlawanan itu sendiri telah dihembuskan oleh mereka dengan menyusupkan amoral diboncengi kapitalisme,serta penyusupan misionaris. karena memang yang banyak melakukan itu telah cukup bersabar atas rongrongan yang ada selama ini…. bagaimana? atau masih perlukah bencana itu datang di pusat kota? saya harap semuanya cepat tersadar sebelum azab yang lebih buruk datang….
July 18, 2006 at 15:51
buat mas rendy
Saya sebagai orang yang juga pernah mengenyam pendidikan, walau mungkin tidak sebaik pendidikan anda, merasa sangat sedih. ketika membaca komentar anda terhadap salah seorang komentator pada situs ini (mas teko).
anda(rendy), saya harapkan tidak mewakili orang-orang terdidik dalam mengungkapkan pendapat dalam situs anda ini. karena, semua tulisan anda nyata-nyata menunjukkan anda adalah orang yang terdidik dalam membela sesuatu yang sudah nampak sekali sebagai hal yang salah.
berbicara tentang tanggung jawab, jawaban anda yang sampai mengaitkan haji yang suka kawin terus, bom teroris dll sangat tidak ilmiah, wahai orang yang mengaku terdidik! itu tidak sama sekali mewakili suatu kelompok islam, itu adalah fobia anda sendiri terhadap islam.
memang mungkin kami tidak tahu banyak tentang playboy dan konco-konconya(termasuk anda), itu karena kami merasa tidak perlu tahu banyak tentang palaybuoy, karena jika ada kebaikkan dalam playboy, tentu masih lebih banyak keburukannya. masih ada kebaikkan dan seni yang lebih santun dari sumber yang halal!!!
kelihatannya, anda begitu getol membela palyboy. jika saya boleh tahu, siapakah playboy bagi anda?
mari kita berdiskusi!!! contact me to: rahadian.rara@yahoo.co.id
SAya tunggu!!!
Salam keselamatan bagi bangsa indonesia tercinta
July 18, 2006 at 16:02
hei semua yang gak setuju gue hadir di indonesia! lo seh enak bisa cari duit dengan cara halal, gue sih emang dididik buat cari duit dengan cara majangin cewek telanjang. nyang laen, gue nggak bissaaa.
jangan gitu donk! gue juga perlu makan,mobil, dugem,muabox, jalan-jalan ke luar negeri dll.
lo..lo.. pada nggak bakal bisa memenuhi kebutuhan gue nyang seabrak.
berhenti yah demoin gue, please!
July 18, 2006 at 16:08
buat mas rahadian dan mas playboy…
silakan baca disclaimer disitus ini. ngga perlu kan bikin 2 komentar yang memancing flame war…
July 18, 2006 at 16:08
ada apa inih?
*tuing!…ngilang lagi
July 18, 2006 at 19:12
Dear Rendy,
Sebenernya masalah terbesar lainya yang lebih prioritas adalah keutuhan bangsa - perihal pencurian ikan dan hasillaut kita dan segala macam urusan sakit kepala yang lebih penting dan mendesakyang seyogyanya jadi perhatian ormas2 itu - kok ngurusin majalah begituan - gak mutu!
Wake up! there’s a pink elephant in the bedroom and no one is willingto notice!
July 19, 2006 at 01:32
Play-Boy edisi 3 katanya lebih berani loh, meskipun masih standar khas majalah pria tapi gw salut sama kenekatan tim redaksi…
ini ada pendapat yang cukup bijak soal Playboy, mungkin agak naif bagi mereka yang liberal tapi kalau kita mau sedikit aja memikirkannya, mungkin ada benarnya:
http://sepia.blogsome.com/2006/03/06/playboy-dan-teori-jendela-pecah/
Gak ada yang salah dengan Playboy, yang salah itu IMEJ-nya.
July 19, 2006 at 12:49
Hmm… Majalah Play Boy edisi tiga terbit kembali…
Rendy, Rahma, 666 bersorak kegirangan. Koleksi foto cabulnya semakin lengkap, mungkin diumpetin dibawah tempat tidur karena takut ketahuan orang tua atau adik-adiknya atau bisa juga ditempel di dinding kamar agar seperti kamarnya anak muda dinegara primitif.
July 20, 2006 at 16:59
hmm… yah masi brani jg nih majalah…
btw aq baru tau kmarin (baca di detikcom)ternyata mantan presdir utama majalah playboy yg didunia itu, sudah pernah tidur bareng lebih dari 2000 wanita yg notbene adalah artis2 dimajalah2 tersebut. wow! dicatet guiness ga tuh yah… kalo iya, wah yang diindo pasti bakal ikutan…
palsu… itulah yang tampak pada dunia ini sekarang, kebenaran kan hilang bersama kepentingan dan nafsu yang hina…
July 20, 2006 at 23:26
@ deean, ckk..ck..ck…,ketauan… situ kali yah yg kelakuannya begitu.. bacanya ngumpet dikamar..dasar muna’…
kalo mo baca,baca aja…jgn malu2 mas…
kaya’ yg punya blog nih,dibahas disini..diharepin diskusinya sehat(soal marketing dsbnya getu..)..
secara guwe cewe tulen,kaga nafsu sama majalah pria ini… dan gue nggak ngedukung atau against majalah ini..
yang bikin gue negh,kelakuan a bunch of hypocrite (baca:FPI)..yang sok menjadi asisten tuhan bikin rusuh negara ini…
July 26, 2006 at 20:04
Yahudi(Iblis Israel) menurut Al Qur’an: “…Diantara mereka ada yang beriman dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik (Qs Ali Imran 110).
Yahudi menurut Al Kitab : Yahudi sana sekali bukan umat pembawa damai ( Kitab Ulangan 20:10-12-14)
Yahudi menurut Deean : Dunia akan selalu bertikai dan porno bila Yahudi (israel) yang tegar tengkuk itu masih masih dibiarkan hidup dimuka bumi ini. Siapapun anda mari kita berdoa kepada Allah agar si Iblis Yahudi ditenggelamkan ke dasar bumi.
Play Boy termasuk antek Yahudi mari siapapun anda agar tidak membeli Majalah Play Boy dan majalah sejenis.
Yahudi (israel) musuh bersama-musuh dunia, siapa yang membelanya maka neraka jahanamlah tempatnya…
Semoga Allah Swt melenyapkan Yahudi ari nuka bumi ini Amin…
Sory Ren, aku sedikit nyimpang nih dari topik bahasan kali ini.
Rendy ente jangan tertipu sama Yahudi sebagaimana ente tertipu sama majalah play Boy.
Ponti Corolus… sampean murtadz lagi aja deh! Ngapain juga sampean masuk Islam, cuma malu-maluin Islam aja!
July 26, 2006 at 20:19
Wa….h Rendy ketahuan ente sudah ketularan Yahudi! Baca lagi deh koment ente yang nomor 6. Betulkan sodara-sodara…
July 29, 2006 at 12:23
Ya Alloh tolonglah Islam dan para pemeluknya, dan tolonglah para pejuang disetiap tempat didunia ini. Dan tolonglah saudara-saudara kami di Libanon, Irak, Iran, Palestina, Indonesia, Kashmir dll.
Ya Alloh hancurkanlah orang-oramg kafir serta para pendukungnya, Yahudi dan para pendukungnya.
Ya Alloh laknatlah musuh-musuh Mu dan musuh agama Mu yaitu Yahudi dan Amerika… Amin….
July 29, 2006 at 16:46
deaan saya rasa perkataanmu itu kurang tepat mengena (mass effect) bila dipublikasikan disini….
karena menurut saya blog pada obyeknya adalah pemikiran pemilik blog dan mahasiswa SBM (betulkan bila salah) ini sebagai pemilik blog yang menuntut kedewasaan (tentu saja saya juga meragukannya melihat jawaban anda atas komentar saya)
dan untuk deaan bagaimana bila anda juga membuat blog mengenai pemikiran2 anda….?? saya yakin anda pemikir yang moderat dan religius.
===============================================
“inul secara terang2an “diperingati” saat akan show… dengan gempa yang menyambutnya… bumi kalimantan tidak sudi menerima goyangannya…”
July 29, 2006 at 17:16
#28, silakan baca disclaimer di blog ini…
July 30, 2006 at 00:42
ngomong soal playboy kok, nyambung ke sara ya???
).
hmm kalo bicara soal moral,moral itu kaya waktu yaitu relatif.tergantung sudut pandang tiap orang dan pendapat masing masing,dan dimana sudut pandang tiap orang juga bisa berubah rubah.
(itu menurut pendapat gw ya dengan caplokan sedikit dari einstein
dan kalo disinggung soal perang segala, banyak kok baik dari bermacam macam etnik dan agama/aliran kepercayaan yang ga setuju perang.
mari kita belajar untuk hidup berdampingan dengan damai seperti “suami istri dalam berumah tangga”, jgn sampai bercerai karena kita hidup dalam satu “rumah”,indonesia .
back to topic dan mari jaga di lingkup topic saja dan kita mengetik dengan akal sehat dan kepala dingin
hmm tanggapan gw mengenai playboy:
gw ga mao buang duit 40000 cuman buat majalah playboy atau national geographic,dimana setahun lagi di kiloin cuman dapet 100 buat 12 majalah hehhehehehe
gw orang pelit sich
July 31, 2006 at 10:19
Makasih mas teko atas sarannya….
yang jelas komen diatas hanya sebuah ungkapan kekalutan hati saya terhadap yahudi Israel beserta antek-anteknya yang tidak pernah berhenti menyerang akidah maupun fisik umat Islam.
Dalam surat Al Baqarah 120 Allah sudah menjelaskannya bahwa Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kita (Muslim) sebelum kita mengikuti millah mereka.
Banyak dari umat Islam yang pola ikirnya kini menjadi seperti Yahudi
August 1, 2006 at 21:14
mending uang Rp. 40000 lu sumbangi untuk warga yg tekena gempa & tsunami di pangandaran daripada beli majalah playboy yg udah jelas isinya ngak berbobot cuma gosip seputar artis dan budidaya ikan yg bukan dari pengalaman atau riset.
taunya cuma nyontek kayak anak SD atauwa SMP tu majalah ngak ada isinya cuma yg iseng dan orang yang bigung geluarkan uang u dibelajakan kemana “ingatlah saudaraku seiman uang (reski) yang engkau peroleh adalah sebuah cobaan yang harus engkau pertanggungjawabkan di akhiran kelak” .
untuk playboy edisi ke3 yg jelas tidak perlu terbit dan saya pribadi meminta kepada dewan pres indonesia untuk tidak melegalisasi majalh tsb.
untuk Fpi agar bisa menahan diri tindakan saudara sdh bagus, tapi negara kita ada yg mengatur pemerintahan yg berada dibawah hukum yang jelas.
August 2, 2006 at 10:43
Alhamdulillah sudah mulai bermunculan di forum ini orang-orang yang memiliki tanggung jawab moral terhadap nasib bangsa dan agama ini kedepan.
Alhamdulillah….
August 2, 2006 at 15:13
saya tidak tahu apakah mimpi ane benar tapi tampaknya ibukota akan mengalami cobaan bencana yang dahsyat saat orang2 sedang terlelap dalam kenikmatannya…… saat itu hanya mereka yang ingat kepadaNYa akan memanggil nama Nya..
semoga2 ini hanya bawaan kembang tidur takkan jadi kenyataan…
August 3, 2006 at 13:04
Mungkin itu hanya sentilan saja dari Alloh untuk umat manusia, karena saat ini masih banyak anak-anak muda yang berdzikir, bayi yang menangis dan binatang ternak yang mencari makan.
August 3, 2006 at 14:43
Betul sekali mas borneo….
August 7, 2006 at 13:51
Gue lihat Indonesia semakin parah. Parah banget. Bisa dibilang kembali lagi ke zaman Jahiliyah.
- Mayoritas Pegawai Pemerintah KORUPSI
Walaupun sulit dibuktikan di pengadilan, tapi kenyataan di lapangan berkata demikian. Bahkan orang-orang Departemen Agama yang ngerti agama pun ada (atau banyak ???) yang menjadi koruptor.
- Pornografi dan pornoaksi semakin parah.
Lihat aja tayangan vulgar di TV, apalagi sekarang udah masuk majalah Playboy.
Alasan mereka (para pengusung pornografi) adalah alasan yang dibuat-buat, ada yang berbicara “Ah, munafik loe, loe kan juga mauâ€, “Ini adalah seniâ€.
DAMN !!!
Ini bukan urusan munafik atau seni, ini adalah masalah anak-anak dan keturunan kita-kita nantinya. Sekarang aja penderita AIDS sudah banyak (AIDS masuk Indonesia sekitar 18 tahun lalu di Bali, mungkin karena di bawa-bawa bule-bule yang mampir disana). Gue gak ingin punya anak cewek yang hamil diluar nikah karena pergaulan nanti.
- Film-film dan sinetron yang tidak mendidik
Mayoritas film isinya dugem, happy-happy, sex dan yang mirip-mirip itu
Gue yakin Kiamat udah dekat.
Solusinya, ya, sepertinya gue harus memegang teguh pada agama. Biar deh dibilang gak gaul, gak funky, ketinggalan zaman. Daripada nanti gue masuk Neraka.
Untuk para pemerintah Indonesia yang korupsi. Di akhirat nanti gue akan menuntut semua perbuatan loe. And semoga loe punya anak kena Narkoba, hamil diluar nikah atau keluarga loe hancur alias broken home. (Gue yakin sih keluarganya pemerintah yang suka korup pasti hancur, walaupun dari luar terlihat hidup enak dan mewah)
August 29, 2006 at 20:24
hello…
September 4, 2006 at 14:34
salam buat semuanya, sori ikut nimbrung…terutama buat mas rendy yang kebetulan nulis blog ini,
sebenernya topiknya asik cuma sayangnya komen yang muncul bisa bikin panas jari..(karena blog gak ada suaranya jadi gak bisa bikin panas kuping)
saya minta tolong buat semuanya..jangan menghina/merendahkan agama yang nota bene disini adalah islam, saya seorang muslim, yang walaupun jauh dari sempurna, tapi agama yang ini mengajarkan kebaikan didunia dan “after life”…kalau ada teroris..jelas mereka cuma pakai nama ISLAM tapi mereka tidak mempelajari keidahan dalam islam. kalau dikatakan orang islam cuma bikin rusuh…pernah nggak bikin perbandingan euforia beritanya…10 orang islam kena tembak…adem ayem aja, tapi kalao ada (maaf)non muslim ketembak…berita langsung heboh (coba baca dan selidiki lagi mengenai diskriminasi terhadap islam)…memang semua ini cuma bentuk ketakutan non muslim atau orang yang mengaku islam terhadap hukum islam yang katanya memberatkan dan menyakitkan..coba pelajari agama lain (non-islam) merkea juga punya hukum dan kalau mau belajar lagi akan ditemukan hukum yang lebih berat…
kenapa playboy tidak disetujui ormas islam di indonesia…bukannya kita harus berterima kasih kalau ternyata masih ada pihak yang sedikit perduli dengan moral bangsa?
kalau dikatakan masih banyak yang diurusin selain playboy doang—ormas islam bukan aparat pemerintah yang punya kuasa untuk ngurus kriminalitas
trus kenapa ormas islam nge-gerebek playboy? kami umat islam punya kewajiban untuk menyetop hal yang merusak iman…(pemerintah nggak mulai duluan, karena pemerintah punya banyak pertimbangan business….dan hukum kita yang aneh)
September 4, 2006 at 22:22
bener…dyal…
September 8, 2006 at 11:22
buat deen nadat ,lu jangan terlalu menjelekkan agama lain ,lu jgn pikir cmn diri lu yang paling benar , klo lu bgt artinya lu egois banget. g punya etika pancasila, itu cmn menurut pandangan lu doank dan lu g teu apa2 ttg itu.
September 15, 2006 at 08:35
tar…sebentar, coba ente sebutin poin mana saja yang menurut anda aku menjelekan agama lain ?
October 3, 2006 at 02:18
Bah… segala majalah playboy ngak mutu aja diributin… mending duduk di warnet banyak yg lebih hot… bisa nyambi nulis blog lagi
ya ngak, Rendy?
http://www.islamicindia.blogspot.com
October 9, 2006 at 17:30
telek lah rendy. playboy gak sampai akherat. kita-kita kok yang masuk akherat. siap-siap aja dimintai tanggung jawab atas apa yg kita lakukan. gak perlu bela sana-sini.
October 21, 2006 at 00:31
seru juga ikut nimbrung.sebenarnya kita gak usah ribut sampe agama dibawa2.bisa perang dunia nt.drpd urus playboy,demo,rusakin brg orang tp atas namakan tuhan,tambah dosa,mending gue urus keluarga sndiri,bahagiakan mereka,jaga kualitas hdup.daripada miskin terus dan hanya bisa demo cari tenar. sip. hidup indonesia. semua agama adalah baik, hanya umatnya yang kurang tepat melaksanakan ajaran-Nya. mari kita bahagiakan keluarga,jauhkan dari kemiskinan.
October 21, 2006 at 00:36
coba teman2 pikirkan, kita ributin plboy apa untungnya.majalah yang tmbh untung.bagus kita cari kerja yang halal dan berikan yang terbaik untuk ortu, anak, saudara.bnyk orang yang sok suci,tapi dibelakang juga baca yang porno.kita tdk perlu munafik,setiap org pasti memikirkan hal tsb.tinggal kita sndiri bisa gak kontrol nafsu, bukan dengan cara menyalahkan org lain.kl iman kuat pasti gak pengaruh.justru ada penggoda/setan baru ketahuan iman kita kuat apa kagak. kalo gak ada yang goda, iman kita gak teruji.
November 1, 2006 at 22:16
Udahlah gak usah pada debat kusir deh, gak usah repot ngurusin moral orang,
urusan moral mah urusan masing2 orang sama TUHAN… kok pada repot amat!!! nanti masuk sorga atau neraka kan sendiri2!!!
pikirin aja diri kita masing2.. masih pada punya moral gak.. ngeliat sodara2 kita yg mati kelaperan.. yg tidur dijalanan.. yg gak bisa sekolah.. ??!!kok dibiarin aja..
inilah masalah yg super dan paling penting untuk diperhatikan..
April 18, 2007 at 05:31
“kenapa ormas islam nge-gerebek playboy? kami umat islam punya kewajiban untuk menyetop hal yang merusak iman” —> Kutipan dari Dyal.
Setiap orang punya hak yg berbeda2. Tapi bukan berarti harus ‘menyerang’ hak orang lain. Ini hanya salah satu contoh: Ibarat jualan makanan aja; Misalkan kamu sukanya makanan yang bersih dan steril, gak suka makanan yg kurang bersih, tapi kamu liat ada yg jualan makanan di gerobak yg gak gitu bersih (mungkin bahkan kotor) di pinggir jalan. Tapi banyak org yang suka makan di sana, karena menurut mereka makanannya enak. Apa kamu akan mendatangi si penjual makanan itu dan bilang sama dia supaya jangan jualan lagi? Apa orang yg jual makanan berikut gerobaknya harus ‘diserang’ / ditiadakan? Gak suka yah jangan makan di sana.
Sekarang balik lagi ke majalah Playboy. Kita boleh2 aja gak suka dengan majalah Playboy. Kita PUNYA HAK untuk MENGHINDAR (gak perlu beli / lihat). Tapi kita TIDAK PUNYA HAK untuk menyetop penjualan majalah Playboy (apalagi dengan alasan iman kita terganggu, itu mah imannya aja yg gak kuat). Selama mereka tidak memaksa kita untuk beli majalah Playboy, saya rasa mereka tidak mengganggu kita.
Maaf kalo ada kata2 yang kurang enak didengar.
May 30, 2007 at 07:37
Hoooiii… Mana majalah Playboy gw? Ada yang ngumpetin ya? Awas klo ketahuan, gw hajar loe!!!
February 26, 2008 at 16:24
Jual SEXY Lingerie-Majalah Playboy Indonesia edisi pertama ( STOCK TERBATAS)
WEB Store - Jual berbagai macam SEXY Lingerie, alat bantu Pria / Wanita, majalah Playboy Indonesia edisi pertama ( STOCK TERBATAS) - http://indo4u.net
March 25, 2008 at 09:23
Rendy, di simpang dago ada kios koran kan? jaman kuliah dulu saya ganti angkot disitu manuju ke dago atas. di kios koran itu banyak tabloid yang gambarnya cewek pake CD n’ Bra sampai pembalut dibalik CD-nya keliatan. harganya setidaknya 1/4 harga playboy yang artinya lebih luas kalangan yang bisa beli. Dan tabloid itu lokal Abiezz. Jadi kesimpulan saya mungkin yang demo itu dibayar sama yang punya tabloid tsb karena lahannya berkurang.