Saya tinggal di Bandung baru sekitar 5 tahun, masuk ke kota ini waktu masih kelas 1 SMA, sewaktu kelas 2 SMA tempat kost saya pernah mau pasang internet, mulailah saya mengenal beberapa ISP lokal di Bandung. Entahlah seperti apa kualitasnya, saya waktu itu belum berkesempatan untuk menikmati koneksi internet 24 jam seperti sekarang (sekarang juga belum tentu 24 jam).
2 tahun terakhir ini, saya diberi kesempatan untuk menikmati nikmatnya “membakar uang rakyat” seperti apa yang dilontarkan oleh saudara Yazid, menggunakan koneksi internet secara gratis karena telah dibayar oleh pengelola gedung. Perlahan-lahan saya yang sewaktu itu sudah hampir 3 tahun tidak pernah online kecuali mencari bahan materi soal soal ujian nasional tahun sebelumnya, mulai aktif lagi menggunakan internet, bersosialisasi di dunia maya, dengan mengikuti mailing list, friendster, dan blog.
Tentunya saat ini Internet sudah menjadi kebutuhan utama selain Makan-Minum-Istirahat-Ibadah-Kuliah, disinilah juga saya ikut mencoba mengadu nasib. Malangnya internet gratisan yang sering saya pakai ini tidaklah reliable seperti apa yang seharusnya ISP miliki.
Isp yang gedung ini pakai merupakan salah satu isp Ternama di kota Bandung. Belum lagi ISP ini memiliki jaringan terpadu dengan salah satu penyedia jasa PDN CDMA. Dari seorang kenalan, pengelola warnet yang menggunakan ISP ini, dia bilang bahwa, ISP ini bagus sekali jika masalah teknis, technical supportnya memiliki skill yang baik, tapi sayang hardware yang dipergunakan gak reliable.
Pada awal mulanya, saya tidak percaya hal tersebut sampai saya pada suatu hari, kira-kira 1 tahun lalu diundang oleh seorang rekan yang bekerja di ITB untuk masuk kedalam ruangan NOC dimana salah satu peralatan dari ISP tersebut diletakkan, memang betul saya lihat sendiri bahwa alat itu memang bukan alat baru, tetapi masih layak pakai, tidak masalah jika bagian teknisnya memang handal.
Tetapi terkadang masalah yang konyol seperti DNS yang tidak bisa me-resolve situs merupakan hal lazim yang saya alami disini, meski pada awalnya tidak mengganggu, tetapi kalau keseringan ya namanya kelewatan.. Selain itu, putusnya koneksi secara tidak terduga juga menjadi bahan pembicaraan sehari-hari disini.
Mungkin saya bukanlah yang pertama dalam memberikan kritik terbuka semacam ini, tetapi hanya mencoba untuk memberikan feedback kepada ISP tersebut, kapan ISP lokal bisa bersaing dengan ISP nasional ? jika pada awal mulanya seolah-olah tidak ada niatan untuk memberikan pelayanan yang berkualitas baik, soal technical support, saya ga pernah mempermasalahkan mereka, karena memang skillnya jago, saran saya ya, diperbaiki lah… sayang investasi yang telah dikeluarkan untuk membangun infrastruktur dan brand, sekali brand rusak, lebih mahal memperbaikinya daripada infrastruktur.
berikut skrimsup saya yang tidak bisa masuk ke web saya sendiri, ketika saya ganti koneksi menggunakan “koneksi yang dibagi dengan ribuan user”, normal-normal saja, tidak ada masalah.



July 1, 2006 at 19:11
hal yang lumrah bila suatu ISP lokal terjadi hal-hal seperti ini, lha wong mereka juga beli b/w yang terbatas juga dari NAP lokal indonesia
July 1, 2006 at 20:43
gimana kalau sampeyan bikin dns server (cache only) ?
July 1, 2006 at 22:42
kalo saya lagi bingung cari ISP selain telkomnet instan huhuhu *****pasrah sama keadaan*****.
July 2, 2006 at 18:50
Telkomvision is the best!
July 2, 2006 at 21:57
Kapan ya internet di Indo**** murah? kabita sama internet di luar negeri, hampir setiap rumah pake internet.
Kan internet bisa tau rumah si Wati.
July 3, 2006 at 10:35
#2 harusnya ISP dunk yang bikin… mosok clientnya
#3,#4 itu kan bukan ISP lokal,
July 3, 2006 at 10:38
internet itu apa sih kak?
July 3, 2006 at 20:14
kebetulan gw Tech.Support-nya salah satu ISP di jkt nih ren, betul jg kata komen yg #1
hal yang lumrah bila suatu ISP lokal terjadi hal-hal seperti ini, lha wong mereka juga beli b/w yang terbatas juga dari NAP lokal indonesia
betul ga kak Arjuna?
Btw, gw sering jg tuh dapet komlain kayak ginian.
*nyanyi lagu Dewa ‘Hadapi dengan senyuman’*
July 4, 2006 at 19:31
Ga semua yang lokal itu jelek kok…
mungkin belon nemu yang bagus aja
NAP lokal ataupu ISP lokal yang bagus someday akan muncul juga…. hehehe…
July 4, 2006 at 22:11
kemarin sampah sekarang ISP (teu nyambug) Bandung…bandung…
July 5, 2006 at 17:23
#9 hehehe… seandainya mereka bisa lebih professional kan enak….
July 6, 2006 at 14:59
iya tuh, betul cekali, susah di indonesia ngurusin soal benwit, mungkin regulasi / birokrasi nya kale, kalo dah ngomongin yang gini, jadi males…..
wa juga pernah sama salah satu ISP di jakarta kena TEPONG!
July 6, 2006 at 21:35
Soal DNS jeprut, jaringan ngedrop itu masalah ISP INDONESIA. Bahkan speedy unlimited sekalipun sering kayak gitu. Kalau ngerti soal setting DNS, mending ngutak-atik sendiri. Ga usah tergantung settingan ISP.
July 6, 2006 at 22:04
#13, disini juga ada DNS sendiri, yang bermasalah itu koneksi DNS mereka.. DNS gua disini mah jalan, tapi tetep aja ga bisa efektif karena DNS ISP nya yang jeprut, kecuali gw ISP, mo lewat mana koneksinya kalo ga lewat mereka…
FYI, koneksi HTTPNYA mereka SUX berat.. palagi kalo gw ngirim pake phpsendmail, meski sudah di set SMTP di server tempat script phpsendmail, tetep SMTP yang kebaca itu SMTP mereka, sux ke demak deh pokoknya, dibaca ma mail telkom.nyet itu SPAM… astagfirullah… jangan ampe deh gw nyepam email….
Ohya, buat admin dari ISP ini yang udah nyimpen kopi halaman ini, makasi banget, semoga cepet nyampe tulisan saya di blog ini ke pimpinan… plis plis plis… bagusin servicenya… ayo dunk…
1 hari habis gw posting soal ini, gw diskusi ma bunda judith, she told me that is this right ? pindah isp aja lah katanya
July 7, 2006 at 11:53
Lah, Jalawave memang bukannya dari dulu begitu? Sepengalaman gw ngenet di warnet yang pake koneksi Jalawave koneksinya selalu naik turun dan ga pernah stabil.
Itu situsnya aja dibukanya sangat lama bila dibandingkan dengan situs lain yang di host di Indonesia melalui jaringan IIX
July 8, 2006 at 01:57
Pake telkomnet instan aja, gak usah bingung abunemen dan lain-lainnya.
July 9, 2006 at 15:45
#15 betul.. hari ini aja putus 3 kali.. rata-rata 10-15 menit.. dan sekarang dns nya ngaco lagi..
ah betul betul ISP SUK KE DEMAK…
yang gw heran kenapa ya ga diperbaiki ? ini adminnya yang ngga mau apa pihak manajemennya yang ga mau peduli ?
#16 buat user banyak masak mo pake telkomnet ?
July 9, 2006 at 23:47
Internet enak…??
ya Indomie Telor pakai Kornet
July 17, 2006 at 22:55
Mudah2an entar ada ISP yg free public punya.Amin.biar orang2 indonesia semua jadi pintar2.gak ketinggalan.
November 2, 2006 at 10:05
Saya mau share pengalaman pake quasar, setelah sebulan pakai quasar, masalah yang saya dapat banyak sekali. Sering kali koneksi down, kecepatannya tidak sesuai dengan yang dikatakan, koneksi 256kbps bisa download di 6kB/s, ternyata rata2 cuma di 3kB/s. Grafik download naik turun, kadang sampai ke 6kB/s cuma 1 detik, lalu turun sampai 0kB/s. Dan payahnya, teknisinya sendiri bingung, ini masalah di mana, sampai mau kirim orang aja, kita dibikin nunggu seharian. Jadi kalo anda yang waktunya cuma dirumah, ok juga supaya ada kerjaan, nungguin teknisi. Tapi kalo anda sibuk, sebaiknya jangan pake jasa ini deh, daripada buang waktu. Saya boleh dibilang sangat kecewa tapi mau bagaimana lagi, orang alat sudah beli seharga 3.7jt, dan bangun tower 3.75jt. Biarlah pengalaman saya menjadi pelajaran bagi sesama pengguna.
November 2, 2006 at 20:30
Hari ini juga teknisi quasar datang ke rumah untuk mengecek apa ada masalah di link dari antena di rumah saya ke btsnya quasar yang di cimahi. Ternyata tidak ada masalah dengan link, dan setelah dicoba ternyata koneksi saya sangat lambat. Setelah berita itu dikirimkan ke quasar ternyata sampai malam ini masalah ini belum selesai, total masalah telah 3 hari berlangsung dan belum ada kepastian dari pihak quasar. Masih ada yang penasaran? Silahkan coba, saya juga menyesal tidak tanya2 pendapat, padahal setelah saya pasang, ternyata adik ipar saya punya teman ada yang kecewa dan punya antena yang mau dijual karena masalah link dengan quasar tidak dapat diatasi oleh pihak quasar. Jadi intinya, bagaimana kita bisa percaya hasil survey quasar? Mana kita diharuskan membayar biaya 50rb untuk disurvey, dan hasilnya mereka lepas tangan. Cuma alasan dipantau dan dipantau melulu tanpa ada pemecahan. Masih mau coba?
November 2, 2006 at 20:34
Ping dari antena rumah saya ke gateway bagus, tapi dns nya yang ngaco banyak RTA, teknisi lapangannya bilang itu adalah masalah di quasarnya, tapi teknisi dalam quasar tidak mengakui akan adanya masalah itu, dan mereka seolah belum menemukan solusinya. Lucu kan? Daripada terus terang lebih baik masalahnya belum ditemukan.
November 2, 2006 at 20:41
Quasar nih, ikut paket yang cyber colony 512kbps max, taunya download udah beberapa hari ini speednya cuma 5kbps atau 0.6KB/s. Kalo mau ngomong korupsi, berapa banyak tuh yang dikorup?
November 3, 2006 at 00:28
Waduh, sampe jam segini masih belum ada perbaikan. Sayang banget deh buat mengatakan, ternyata telkomnet instan lebih baik daripada quasar wireless cyber colony, dalam hal koneksi.
November 3, 2006 at 15:37
@20-21-22-23, nanti akan saya sampaikan ke pelanggan web hosting saya yang kebetulan bekerja di Quasar, semoga bisa menjadi lebih baik layanannya.
November 4, 2006 at 10:45
Sampai saat ini koneksi masih kacau, belum ada pemecahan dari pihak quasar. 3 hari terbuang percuma, tidak ada kompensasi apapun so far.
November 4, 2006 at 12:34
Setalah 4 hari menunggu, setelah dikatakan bahwa masalahnya ada di sana dan disini, saya minta kepada pihak quasar untuk mengganti receiver unit di rumah saya, ternyata jawabannya sangat mengecewakan, mereka bilang, masalahnya bukan di receiver saya tapi di bts yang di cimahi. Kemarin katanya sudah tidak ada masalah, tapi begitu saya minta receiver diganti untuk perbandingan baru mereka bilang bts bermasalah. Kalo kita pakai logika, keliatannya ini cuma permainan quasar untuk mengundur waktu, mungkin sampai masa 3 bulan berakhir untuk garansi receivernya. Sales mengatakan, kalo pihak quasar tidak bisa mengatasi, maka receiver berhak mendapatkan refund. Kita lihat saja apa janji ini benar? Karena 4 hari internet bermasalah saja kompensasinya belum jelas.
November 7, 2006 at 08:49
sebenarnya masalah BUKAN di koneksi kamu ke BTS/Quasar…tapi sama quasar phantom ato apalah namanya bandwidth di BOTTLENECK-in, mengapa ?
krn kamu bayar murahan sih, mana ada 512Kbps
November 10, 2006 at 12:05
Masalah dengan quasar sudah beres, akhirnya quasar mengakui kalo masalah ada di AP Cimahi, karena masalah ini maka saya diberika free 1 bulan. Untuk cyber colonyet, saya tidak tahu itu layanan apa, tapi memang tertulis up to 512kbps, saya bayar 575.000/bulan, mungkin harga segitu terhitung murahan? Ah, mungkin anda saja yang banyak uang, saya sih cuma orang biasa saja. Well, intinya, tanggung jawab quasar so far sih cukup baik. Saya sangat senang atas kompensasi yang diberikan. Untuk saudara Rendy, tolong sampaikan rasa puas saya kepada teman anda di Quasar. Thanks all.
November 16, 2006 at 00:09
klo g sih mending pake pasific 250rb/bln unlimited. ga kaya quasar 275rb transfer 10MB di stop bah! =diakalin…mana reg awal mahal lagi..gw jd curiga quasar cuma punya backbone 2mbps k newskies eropa buat dishare seBdg OR bs jg utilisasi bw international selalu >90%. Klo jalur IIX g kaga butuh..mo donlot apaan just info
February 8, 2007 at 12:04
semoga tahun mendatang,cucu kita ada yg bikin
“linux” nya ISP, gratiss boo.
July 9, 2007 at 12:18
saya pingin bisa bikin web site n sekalian ingin tau cara disgin web n upload
December 13, 2007 at 23:36
Gw baru pake unlimited wireless quasar, gila super banget lambatnya
pantesan aja unlimited, gw udah hampir 7 Jam, Donlod file 18 MB gak selesai2x, speednya naek turun, dari mulai 200 bytes - 5 kb walaupun lebih sering di 1 kb.
Nyesel gw Pake ini, mending gw balik lagi pake mentari, paling gak dia stabil, kalo pas dapetnya 5 kb seharian donlod kisarannya segitu, apalagi pas dapetnya 15 kb, stabil terus. Biayanya 100 /menit (100.000 sebulan udah dapet banyak), daripada quasar 275.000 Sebulan, tapi super lemot. Katanya bandwithna di naikin, bukannya jadi tambah cepet, malah jadi tambah lemot.
Kalo kaya gini mending gw angusin aja deh.
February 22, 2008 at 03:13
Sama asam nya …
Aneh Quasar benar - Aneh…
Yup,, 256kbps boro boro ,, nyentuh 118kbps aja cuma 1 detik trus balik lagi ke 50-60, itu juga klu belum nyampe 10MB traffic nya, kalu lewat dijamin lah 3-5kbps bahkan nol ditanggung….
Penipuan kah embel2 256kbps nya?????
June 29, 2008 at 11:15
ama dengan kita nasibnya.Super lemot kagak ketulungan.Gua angusin tuh quasar,rpomonya sih oke tapi nyatanya bolot coy