May 7th, 2006

Telkom Internet Goes To School

Begitu kira-kira iklan yang saya saksikan tadi malam dilayar televisi (CMIIW). Saya cukup senang dengan niatan Telkom memperluas pasarnya berjualan koneksi internet hingga ke pelosok, karena seperti yang kita ketahui, market di pelosok nyaris belum tersentuh provider lain, berbeda dengan market di perkotaan yang relatif lebih pintar dan selektif dalam memilih provider internet.

Sepaham dengan tulisan dari Irwin yang menghitung berapa uang yang dikeluarkan untuk berlangganan internet ke ISP, jika menurut saya adalah hal wajar bagi perusahaan untuk memperoleh untung, akan tetapi ada baiknya bagi telkom dan isp lain menjual harga bandwidth internet dengan harga yang wajar dan terjangkau oleh kantong, gak usah terlalu kapitalis lah.

Saya mengerti, membuat perencanaan, mengajukan dana, penyetujuan proposal, pembangunan infrastruktur, perawatan rutin, dan biaya operasional lain dan dana marketing membuat harga jual menjadi tinggi. Kadang membuat apa yang dijual dikorbankan demi harga murah dan keuntungan perusahaan yang tinggi, seperti apa yang dialami oleh saudara Deden, Punya Bandwidth dibagi 1:4 dibagi dibagilagi dibagi dibagi dibagi…dst.

Kembali ke topik semula, di iklan yang saya saksikan tadi malam juga disinggung, semua informasi bisa kita dapatkan di internet. Tunggu, apakah ada yang salah dari pernyataan itu ? menurut saya tidak ada yang salah, hanya kita melupakan sesuatu, informasi itu didapat dari orang atau perusahaan yang membagi informasi yang mereka miliki kepada khalayak umum, dan bagaimana cara agar informasi itu terus dijaga keabsahannya ? kita sebaiknya juga memiliki informasi yang bisa dibagi kepada umum, entah itu berupa BLOG, Situs Resmi, Portal, Dsb. dan usahakan agar kontent itu termasuk kategori informasi yang diperlukan oleh khalayak umum, tidak hanya sekedar katarsis yang terkadang memenuhi search engine dan beberapa mengacaukan informasi yang sesungguhnya diperlukan.

Usahakan juga agar informasi itu ditulis dalam dua bahasa, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris (memiliki 2 versi) agar orang luar Indonesia yang membutuhkan informasi tersebut bisa mengaksesnya.

Well, selamat buat Telkom yang telah berusaha menyebarkan Internet sampai ke Pelosok, syukur-syukur hal ini diimbangi dengan layanan yang baik dan harga yang terjangkau. Saya harap petinggi telkom yang beberapa minggu lalu membaca beberapa tulisan saya yang berkaitan dengan buruknya layanan mereka, juga membaca tulisan saya kali ini, dan juga memperbaiki layanan yang buruk tersebut.

11 Responses to “Telkom Internet Goes To School”

  1. 1
    feha Says:

    and my question is still the same, when will we get a cheap price for accessing Internet?

  2. 2
    rendy Says:

    #1 ketika content di indonesia banyak, dan diperlukan oleh orang diluar negeri.. jadi bisa dilakukan kerja sama dengan isp luar untuk membangun infrastruktur, sehingga biaya pengeluaran bisa ditekan dan harga jual retail menjadi murah

  3. 3
    Irwin Says:

    dua minggu lalu aku ketemu pejabat telkom dan dengan semangat dia bilang internet cuma bisa murah di amrik, waktu aku bilang “bisa terangkan kenapa di sebelah rumah kita kok murah?” beliau cuman nyengir. Kasian deh, gak sadar apa informasi bisa di dapatkan dari internet :p kok berani sekali ngomong seperti itu :D

  4. 4
    aRdho Says:

    dasar abegeh.. pake falling object sux…

  5. 5
    lita Says:

    Ya, mereka yang sekadar katarsis memang menuh-menuhin hasil pencarian search engine, walau mereka punya hak bicara juga sih.
    Cuma mbok ya jangan bikin sampah di net tambah banyak. -eh kok curhat di sini-

    Ya ampun Rendy, what’s with this falling things? Jadi inget jaman pertama2 make Y!M nih :D
    Dibilang ABG sama anak ABG? Hehehehe….

  6. 6
    rendy Says:

    #5 tadinya mo pake gambar love… tapi terlalu vulgar sepertinya :D

  7. 7
    #direktif Says:

    Iklan “Telkom Internet” dan Internet di Pedesaan…

    “Telkom Internet” diiklankan sedang memenuhi target pemasangan di 70.000 sekolah di Indonesia dan program Bappenas dan PBB untuk pembangunan pusat komputer dan koneksi Internet di pedesaan….

  8. 8
    Damar Says:

    Syukur deh, ndak perlu susah-susah secara teknis mbangun warnet. rencana sih mo bangun warnet di home town (Bumiayu). Next, tinggal mulai sosialisasi IT, linux, web, and last but not least “blogging”. :)

  9. 9
    Leonard Says:

    Telkom Internet Goes To Schooll…apa ya?
    Kebijakan Telkom sudah bagus disamping melihat visi dan misi Telkom.Namun menurut saya yang ditekankan lagi pada program ini adalah strategi pemasaran Telkom.Telkom ingin meluaskan pasar dengan membidik sekolah2 menjadi target pasar.Dengan fasilitas internet yang ada anak sekolah dapat memperoleh informasi yang luas.Maka loyalitas customer dapat dipertahankan.

  10. 10
    hadd Says:

    sebenarnya diperuntukkan untuk sekolah yang gimana, ada dimana? kok sepertinya gak pernah ada informasi. atau saya yang gak pernah buka internet ya?

  11. 11
    kamal Says:

    thanks telkom,sudah masuk ke daerah pelosok seperti kota bagansiapiapi riau,sehingga saat ini bisa akses internet dgn speedy. dan tentukan bisa mengajarkan ilmu ke adek yg masih sekolah,apalagi di tempat kita ngak ada fasilitas selama ini.
    maju terus telkom!

Leave a Reply