Mengapa Tidak Malu ?
Sudah jelas bukti-bukti yang dikumpulkan selama ini, bahwa memang orang Tengil ini menderita penyakit jiwa. Mencari muka (mungkin) merupakan pekerjaannya sehari-hari, tetapi malang nasibnya ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan jawaban atas pertanyaan dari Enda Nasution, bapak Blog Indonesia, pada waktu SBY berkunjung ke KBRI Thailand.
Rasanya Jika saya menjadi ia, ingin sekali saya operasi plastik dan mengganti nama saya. Betapa malunya, ketika hendak menyerang orang lain dan menjadi pahlawan, eh malah kesiangan dan menjadi bual-bualan. Belum lagi jika saya adalah seorang yang terkenal, sering menjadi pembawa acara, masuk ke acara infotainment yang ditonton oleh jutaan pasang mata ibu-ibu pkk yang terkenal dengan gossipnya.
Media-media banyak yang sudah menulis tentang hal ini, Lucunya ia sempat-sempatnya berkelit di Elshinta,
15/12/2005 23:07 WIB
Nama Pengirim : KRMT Roy Suryo
Email : roy@indo.net.id
Komentar : Apa yang dilakukan Elshinta dengan memuat Hak Jawab si Priyadi diatas ini sudah tepat. Tapi sebenarnya Elshinta TIDAK PERLU MINTA MAAF (apalagi sampai mengirim e-mail sampai dua kali) kepada si Priyadi, karena e-mail tersebut kenyataannya sekararang telah menjadi bumerang bagi Elshinta sendiri. Saya TETAP sesuai dengan pernyataan kemarin, kalau memang si Priyadi ini perlu mendapatkan PEMBINAAN yang kebetulan tempatnya di Depkominfo, hanya kemudian datang beramai-ramai bersama mbak Judith MS.
Celeb Wanna Be ini memang Pakar memutar-balikkan fakta. Jadi anda harus berhati-hati jika berurusan dengan ia, salah-salah, anda bisa jadi korban. Gilanya lagi, orang ini dibiarkan berkeliaran bebas di media massa, entah apa yang merasuki otak wartawan sehingga memblow-up ia menjadi orang terkenal. Masyaallah!
Mengapa Tidak Malu ?
Setelah banyak melakukan kesalahan, menuduh orang lain, dan menjebak dengan pertanyaan social engineering kelas rendah itu? Cari Sensasi ?
Sensasi murahan khas dari orang Jogja yang satu ini memang terkadang bisa membikin tertawa, bahkan Presiden pun tertawa disela acara kunjungannya ke Thailand tadi malam, Presiden tidak marah, tetapi hanya menyarankan agar lebih kreatif lagi diposisi yang tepat. Jadi semua pernyataan orang ini hanya pepesan kosong saja, dan sudah tidak sepatutnya kita hiraukan.
Bagaimana dengan Priyadi ? Korban terakhir dari kasus ini ? jangan khawatir, dukungan terus mengalir kepadanya, saya rasa memang sebaiknya Priyadi mendapatkan gelar, Bapak Perjuangan Blog Indonesia, Bagaimana? Setuju???
Saatnya Blogger Bersatu Teguh, Menghancurkan Sisa-sisa Feodalisme!
Dunia akan semakin indah jika tidak ada “ex-pakar” seperti ia
Untuk yang berminat memiliki rekaman pidato Presiden mengenai hal ini, bisa mendownload di link berikut :
file wma, mp3, ogg, mpg.






December 16th, 2005 at 9:41 pm
pertama!!
Hi Roy!™
December 16th, 2005 at 10:13 pm
satu tugas penting media di indonesia; melakukan pembodohan masyarakat (lihat catatan lama saya: “Skema Piramid, Media, dan Pembodohan Masyarakat†di http://www.geocities.com/anneahirawatch/skemapiramid ).
Kata keynes: demand creates its own supply. permintaan kebodohan dari media tinggi, maka penawaran kebodohan dari roy juga tinggi.
December 16th, 2005 at 11:24 pm
Get your role and play it well Ren!
Commentator? Expert? Which one will you choose? You decide your own future.
December 17th, 2005 at 12:23 am
haaiii… R…endy…
huehehehe…
December 17th, 2005 at 4:04 am
halah..
mengapa tidak malu? mengapa ditanya lagih? duh renceh.. gag usah ditanyak lagi deh! hi roy (te em)
December 17th, 2005 at 6:59 am
Kata Who know how? ™
“Ini khan cuma Trend sesaat”
*bah bah….
December 17th, 2005 at 10:07 am
HI ROY!
December 17th, 2005 at 11:54 am
hi roy ™
December 17th, 2005 at 12:38 pm
Kalo jadi istrinya Om Ganteng gimana ya? Makan ati gak ya..
December 17th, 2005 at 4:34 pm
ngerti sih kalo para blogger lagi panas banget sama masalah ini, tapi ada beberapa link yang gak kena sama konteks dari posting ini deh,
misalnya ke maludong.com, itu kayaknya gak nyambung ke konteks kan?
December 17th, 2005 at 8:54 pm
oii… rendi jelata, predikat yang kamu kasih ke si RS sangat maha berat (tengil, sakit jiwa, cari muka, de el el).
*kabooorrr*
hati-hati lho, entar kamu malah disomasi oy uyo si raja gila ituh. kamu kan masih abege, jangan sia-siakan masa keemasan di penjara anak nakal bawah umur.
December 18th, 2005 at 12:43 pm
yg lucu adalah komentar di http://www.elshinta.com/v2003a/readnews_comment.htm?id=25110
disana komentar Roy Suryo sampe kembar 11. apa itu kesengajaan atau emang tidak tau kalo ngisi komentar itu cukup submit 1 kali aja ya. jadi heran
December 18th, 2005 at 9:22 pm
#6 yang trend sesaat itu harusnya kermit
#12 bukan ga tau gitu, tapi emang netiketnya minta ampun.
Jadi, siapa yang sebenarnya perlu pembinaan??
:cool:
December 19th, 2005 at 12:25 pm
ini posting apa maksudnya ya? mengkritisi tindakan mas roy atau cuma mau ikutan trend aja nulis ttg roy suryo?
December 19th, 2005 at 4:48 pm
Hai COY !
December 19th, 2005 at 9:46 pm
kapan ya orang satu ini pergi ngungsi ke negri antah berantah…:oops:
December 20th, 2005 at 1:52 pm
December 21st, 2005 at 9:50 am
Support Rendy menjadi Jubir Enda & Priyadi !
December 21st, 2005 at 1:24 pm
hi royâ„¢!
December 21st, 2005 at 6:38 pm
gosh…
no more mas boi.. eh.. roi
December 23rd, 2005 at 3:48 pm
Hidup Roy!! *lho????*
December 23rd, 2005 at 3:49 pm
Hahaha…
December 23rd, 2005 at 6:05 pm
RS ???
tuh orang prestasinya apa ya ?
prestasinya cuma bisa ngomongin aib orang sementara aib dia sendiri sebenernya jauh lebih buruk dari borok!!!!!
December 29th, 2005 at 11:17 am
Roy jugaaaaa manusia .. punya rasa tapi tak punyaaaaaaaa jiwaaaaa …
berarti sakit jiwa dong ?
April 3rd, 2007 at 7:05 am
Saya tahun ini masuk masa pensiun di PT TELKOM Tbk , Setiap saya mendengar pernyataan atau keterangan dia di media saya selalu merasa geli campur kesal, dari mana dia mendapat predikat pakar informatika ??? Rupanya segala dia punya kecuali … rasa malu !!
February 4th, 2008 at 1:22 am
Thanks for sharing